Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pasar Jaya Klaim Telah Revitalisasi 67 Pasar Tradisional Di Jakarta
Kamis, 18 September 2025 13:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perumda Pasar Jaya mengklaim telah menyelesaikan pengecatan eksterior pada 67 pasar serta melakukan revitalisasi dan pembangunan fisik di 12 pasar tradisional. Program ini tidak hanya menyasar pada aspek tampilan luar, tetapi juga menyentuh perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas penunjang.
"Kami berupaya menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang modern tanpa kehilangan jati dirinya," ungkap Manager Hubungan Masyarakat Perumda Pasar Jaya Fahrizal Irfan saat dikonfirmasi, Rabu (17/9/2025).
Seluruh program revitalisasi ini dijalankan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya, yang merupakan BUMD milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan fokus utama dalam pengelolaan pasar tradisional di Ibu Kota.
"Melalui revitalisasi dan pembangunan, pedagang dan masyarakat dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih nyaman, bersih, dan aman," tambah Fahrizal Irfan.
Pada awal tahun 2024, Perumda Pasar Jaya telah meresmikan Pasar Jatirawasari (Jakarta Pusat) dan Pasar Cilincing (Jakarta Utara) sebagai bagian dari hasil revitalisasi tahap awal. Kemudian di tahun 2025, pembangunan dan revitalisasi dilanjutkan di Pasar Hexagon, Pasar Sumur Batu, Pasar Kalideres, serta Pasar Kombongan.
Baca juga : Jasa Raharja Tegaskan Peran Negara Pasca Tragedi Bus Pariwisata Di Bromo
Peresmian Pasar Kombongan dijadwalkan akan dilakukan pada tahun ini setelah rampungnya proses pembangunan.
"Dengan begitu, pasar diharapkan kembali menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," tegas Fahrizal Irfan.
Revitalisasi pasar dilakukan untuk menjawab tantangan zaman, di mana masyarakat kini mulai beralih ke pusat perbelanjaan modern dan platform daring. Dengan tampilan dan fasilitas yang lebih bersih, tertata, dan aman, pasar tradisional diharapkan mampu bersaing secara sehat.
"Dengan begitu, pasar diharapkan kembali menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Fahrizal Irfan.
Perbaikan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada bangunan fisik, tetapi juga menyentuh berbagai aspek penunjang seperti:
Baca juga : Pemprov DKI Segera Revitalisasi dan Dorong Digitalisasi 153 Pasar Tradisional
* Perbaikan sistem drainase dan sanitasi
* Penataan kios agar lebih higienis dan representatif
* Penyediaan area parkir yang layak
* Revitalisasi sarana dan prasarana umum
Tak hanya itu, fasilitas olahraga juga dihadirkan di 19 pasar, seperti lapangan futsal, badminton, hingga mini soccer, sebagai bagian dari inovasi untuk menjadikan pasar sebagai ruang interaksi sosial masyarakat.
"Melalui revitalisasi dan pembangunan, pedagang dan masyarakat dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih nyaman, bersih, dan aman," jelas Fahrizal.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan revitalisasi dan digitalisasi di seluruh pasar tradisional yang ada di Ibu Kota untuk meningkatkan kenyamanan konsumen dan efisiensi transaksi para pedagang, serta menghapus kesan kumuh dan kotor yang selama ini melekat pada beberapa pasar.
“Beberapa hari yang lalu kebetulan kami rapat khusus tentang pasar. Salah satu hal yang perlu dilakukan perbaikan memang harus diakui dari 153 pasar yang dimiliki oleh Jakarta, belum semuanya direvitalisasi,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Timur, Selasa (16/9/2025).
Baca juga : Jalankan Desentralisasi, Koordinasi Pusat Dan Daerah Wajib Diperkuat
Beberapa pasar yang telah merasakan manfaat digitalisasi antara lain Pasar Santa dan Pasar Mayestik.
“Seperti pasar Santa, Mayestik dan sebagainya, kemarin kita lombakan dari 12 pasar itu meningkat 47%,” tambah Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa pasar-pasar yang telah mengalami proses revitalisasi dan digitalisasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal transaksi, khususnya transaksi digital.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya