Dark/Light Mode

Kecelakaan 3 Bus Transjakarta Akibat Human Error

Ngantuk, Panik Dan Salah Jalur Jadi Faktor Pemicu

Jumat, 26 September 2025 06:25 WIB
Bus Transjakarta berhenti di sebuah halte melayani penumpang. (Foto: Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka/rm.id)
Bus Transjakarta berhenti di sebuah halte melayani penumpang. (Foto: Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza membeberkan hasil investigasi mengenai tiga kecelakaan bus Transjakarta dalam satu bulan ini. Menurutnya, penyebab utama tiga kecelakaan itu karena faktor human error.

Welfizon memastikan seluruh armada bus dalam kondisi layak operasi. 

“Kami respons informasi yang beredar tentang rem blong dan segala macam. Kami pastikan, itu tidak terjadi,” katanya, dalam rapat bersama Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025). 

Baca juga : Penyuap Eks Sekretaris MA Ditangkap Dan Ditahan KPK

Welfizon menjelaskan, kecelakaan pertama melibatkan bus Transjakarta dari operator Damri, yang menabrak beberapa bangunan toko di Jalan Minangkabau Timur, Jakarta Selatan, pada 6 September 2025. 

Kecelakaan ini menyebabkan satu korban luka, kerusakan dua bangunan dan satu unit mobil yang terparkir. Menurutnya, pramudi bus ini telah memiliki pengalaman kerja hampir sembilan tahun, dan dinyatakan sehat untuk bekerja pada pagi hari sebelum kejadian. 

Dari hasil rekaman CCTV di dalam armada, lanjut Welfizon, kecelakaan terjadi saat bus melalui lintasan U-turn. Saat melalui U-turn, menurutnya, pramudi mengalami microsleep (tertidur sejenak). 

Baca juga : Partai Perdana Liga Europa, Serigala Terkam Nice

Kecelakaan kedua, terjadi pada Kamis (18/9/2025) sekitar pukul 5.43 WIB. Insiden ini melibatkan bus Transjakarta dengan kode armada Steady Safe 079 yang menabrak truk di perempatan, dekat Rumah Sakit Tarakan, Jalan Balikpapan, Jakarta Selatan. 

Penyebab kecelakaan kedua, menurutnya, karena fase lampu lalu lintas hijau, bersamaan antara lajur bus yang berbelok dan kendaraan dari arah berlawanan. 

Kecelakaan ketiga terjadi pada Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 05.07 WIB. Bus Transjakarta dengan kode armada Steady Safe 045, menabrak bangunan di Jalan Raya Stasiun Cakung dan Jalan Damai, Jakarta Timur. 

Baca juga : Korea Open 2025, Alwi Masuk Perempat Final Tanpa Keringat

Kecelakaan bermula di lajur putar balik. Saat sopir Transjakarta melakukan putar balik, dari sebelah kiri ada motor yang masuk ke blind spot dan terserempet bus. “Karena panik, pramudi mengarah ke jalan yang bukan lajur Transjakarta. Harusnya putar balik,” tuturnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.