Dark/Light Mode

Korea Open 2025, Alwi Masuk Perempat Final Tanpa Keringat

Jumat, 26 September 2025 06:05 WIB
Alwi Farhan masuk babak delapan besar setelah dinyatakan menang WO. (Foto: Dok. PBSI)
Alwi Farhan masuk babak delapan besar setelah dinyatakan menang WO. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah pebulutangkis Indonesia berhasil melalui babak 16 besar Korea Open 2025. Ada yang tanpa keringat. Sementara lainnya harus menguras tenaga untuk tembus perempat final.

Tunggal putra Alwi Farhan masuk babak delapan besar setelah dinyatakan menang WO. Lawannya, Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong, memutuskan mundur dari pertandingan. 

Sementara dalam laga yang digelar di Suwon Gymnasium, Kamis (25/9/2025), Jonatan Christie harus melalui pertandingan dramatis untuk lolos. Ia dipaksa bermain rubber game yang menguras tenaga oleh pebulutangkis Taiwan, Lee Chia Hao. 

Pria yang akrab disapa Jojo itu merebut game pertama yang berlangsung ketat dengan skor 22-20. Namun, ia kehilangan momentum pada game kedua dan menyerah 15-21. 

Baca juga : Melihat Siswa Keracunan MBG, Tergeletak Di Bangsal, Dikipasin Kardus Cokelat

Di game penentuan, Jojo sempat tertinggal di interval. Namun, ia berhasil bangkit dan tancap gas untuk mengunci kemenangan dengan skor akhir 21-15. 

Kabar gembira juga datang dari sektor ganda campuran. Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah membuat kejutan besar. 

Mereka sukses menumbangkan unggulan keenam asal Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito. Tak tanggung-tanggung, Amri/Nita menang meyakinkan dua game langsung 21-19 dan 21-14. 

Alhamdulillah bisa menang, lega bisa revans lawan mereka. Tadi kami bermain dari awal terus mempercepat tempo,” ujar Amri Syahnawi usai pertandingan. 

Baca juga : Buru 200 Penunggak Pajak, Purbaya Diback Up KPK

Sayangnya, hasil gemilang itu tidak diikuti oleh Anthony Sinisuka Ginting. Ia harus angkat koper lebih cepat setelah takluk di tangan wakil Jepang, Kenta Nishimoto. 

Anthony menyerah dalam pertarungan dua game langsung dengan skor 18-21 dan 19-21. Ia sempat mengawali laga dengan baik, namun gagal mempertahankan momentum. 

Kekalahan juga dialami ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Langkah mereka dihentikan unggulan ketiga asal tuan rumah, Baek Ha Na/Lee So Hee, dengan skor 12-21 dan 16-21. 

Apriyani mengakui performnya kurang bagus dalam pertandingan ini. “Saya bola atasnya terlalu banyak kesalahan jadi membuat semua jadi raguragu,” katanya. 

Baca juga : Top, Prabowo Buka Gerbang Pasar Eropa

Nasib serupa menimpa ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Mereka tumbang usai bertarung sengit tiga game melawan pasangan Denmark. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.