Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Undang Pengamat, Media Dan Akademisi
Kapolri Membuka Diri Demi Reformasi Polri
Kamis, 25 September 2025 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka diri untuk menerima kritik dan masukan publik. Dalam rapat akselerasi transformasi Polri di Mabes Polri, Jakarta, Kapolri mengundang pengamat, akademisi, hingga praktisi media untuk menyumbangkan pandangan demi mempercepat reformasi kepolisian.
Rapat akselerasi transformasi Polri digelar di ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025). Rapat ini tidak hanya melibatkan pejabat internal Polri, melainkan juga menghadirkan sejumlah tokoh publik dari berbagai latar belakang.
Sejumlah purnawirawan, akademisi, praktisi media, dan pengamat kepolisian hadir dalam forum tersebut. Antara lain Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi Djuni Sanyoto, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, Hermawan Sulistyo, Rustika Herlambang, Alfito Deannova Gintings, Devie Rahmawati, Basuki Resko Wibowo, Agung Arafat Saputra, Pratama Dahlian Persadha, dan Andi Soebjakto Molangatto.
Baca juga : Analisis Perbandingan Gagasan Prabowo Vs Trump Di Sidang Umum PBB
Kemudian, Andi Yentriyani, Hendardi, Nur Kholis, Poengky Indarti, Bachtiar, Chaerul Huda, Ninik Rahayu, Johan Budi Sapto Pribowo, Adrianus Eliasta Sembiring Meliala, dan Ade Erlangga Masdiana. Lalu, Eva Achjani Zulfa, Dimas Oky Nugroho, Ary Ginanjar Agustian, Rhenald Kasali, Hermawan Kertajaya, Eko Prasojo, Heri Hermansyah, Semiarto Aji Purwanto, Bambang Rukminto, Sugeng Teguh Santoso dan Lintang Suryaningtyas.
Kapolri menegaskan, masukan dari beragam kalangan sangat dibutuhkan agar reformasi berjalan sesuai harapan publik. Dia juga menyebut, pembentukan tim akselerasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami di sini akan memenuhi harapan publik dan melakukan upaya untuk menjemput bola. Tim akselerasi ini bergerak bersama melakukan identifikasi terhadap permasalahan yang dihadapi,” kata Listyo.
Baca juga : Kebijakan Kementan Masih Tambal Sulam
Dia berharap forum ini tidak sekadar seremonial. Kehadiran berbagai tokoh diharapkan mampu memberi masukan nyata untuk mendorong transformasi internal kepolisian.
“Yang diundang dalam acara ini adalah tokoh-tokoh untuk memberi masukan saran dan kritik. Supaya perspektif publik nyata diserap oleh tim reformasi internal,” tambahnya.
Dari Senayan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, keberadaan Tim Transformasi Reformasi Polri tidak akan tumpang tindih dengan Komisi Reformasi Polri. Menurutnya, tim internal justru disiapkan untuk memperkuat kerja Komisi Reformasi Polri yang akan melibatkan tokoh-tokoh dari luar kepolisian.
Baca juga : Operator Tol Tidak Standar Siap-siap Dikenakan Sanksi
“Jadi ada Tim Reformasi Polri yang dari internal itu untuk kemudian melakukan persiapan-persiapan membantu Komisi Reformasi yang akan masuk ke Polri,” kata Dasco dari Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya