Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sukses Kurangi Macet Horor Di TB Simatupang
Pram: Rekayasa Lalin Lanjut Hingga Oktober
Selasa, 30 September 2025 06:25 WIB
Sebelumnya
Data tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap alternatif jalur yang lebih lancar, sekaligus mengurangi penumpukan kendaraan di kawasan TB Simatupang.
“Pembukaan akses gratis di Gerbang Tol Fatmawati 2, memberikan dampak nyata terhadap kelancaran lalu lintas,” ucap politisi yang akrab disapa Pram ini.
Pram menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan dalam kelancaran lalu lintas di Jalan TB Simatupang dan sekitarnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para pengguna jalan atas kesabaran, serta masukan yang diberikan kepada Pemprov DKI, demi terwujudnya lalu lintas Ibu Kota yang aman dan nyaman.
Baca juga : Operasi Ambeien, Nadiem Dibantarkan Ke Rumah Sakit
“Pemprov DKI berharap, arus kendaraan di kawasan Jakarta Selatan semakin tertata dan kemacetan dapat berkurang secara signifikan,” ucapnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Muhammad Al Fatih menyambut baik langkah Pemprov DKI memperpanjang rekayasa lalin di Jalan TB Simatupang, dengan cara membuka Gerbang Tol Fatmawati 2 secara gratis.
Menurut Al Fatih, kebijakan ini adalah bukti kehadiran Pemerintah dalam memberikan solusi konkret untuk mengatasi kemacetan.
Dia bilang, hasil evaluasi yang menunjukkan penurunan volume kendaraan di Jalan RA Kartini sebesar 17,15 persen pada jam puncak sibuk, menjadi bukti bahwa kebijakan tersebut tepat sasaran.
Baca juga : Inter Milan Vs Slavia Praha, Panggung Ular Besar
Karena itu, dia mendukung penuh perpanjangan rekayasa lalin ini, bahkan berharap kebijakan tersebut dilanjutkan hingga seluruh proyek galian di kawasan TB Simatupang selesai.
“Selama masa pembangunan, masyarakat membutuhkan opsi alternatif untuk mengurangi penumpukan kendaraan dan mengefektifkan pergerakan lalu lintas,” kata dia, Senin (22/9/2025).
Meski begitu, Al Fatih meminta Pemprov DKI bersama kontraktor proyek menyampaikan timeline galian secara terbuka, mulai dari tanggal dimulainya hingga target penyelesaiannya.
Dia menegaskan, informasi yang jelas akan memberi kepastian bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik bahwa proyek ditangani secara serius.
Baca juga : Akhiri Panceklik Di Motegi, Bagnaia Ngebut Kejar Posisi Runner Up
“Selain itu, perlu kajian ulang terhadap titik-titik bottleneck dan penyempitan jalan di kawasan TB Simatupang, agar rekayasa tak hanya sementara mengurai kemacetan, tapi juga mencegah potensi hambatan baru,” sarannya. [RAA/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya