Dark/Light Mode

Pasar Sentra Fauna Dan Kuliner Di Lenteng Agung

Ditolak Pedagang Barito Diminati Pedagang Lokal

Sabtu, 18 Oktober 2025 06:25 WIB
Proyek pembangunan Sentra Fauna dan Kuliner LA, Jaksel, dalam proses penyelesaian. (Foto: Dede Iswadi/RM)
Proyek pembangunan Sentra Fauna dan Kuliner LA, Jaksel, dalam proses penyelesaian. (Foto: Dede Iswadi/RM)

 Sebelumnya 
Dia menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan ruang kota menuju Jakarta baru yang lebih hijau, tertib, dan berkelanjutan. “Sekaligus memberikan ruang usaha yang lebih layak dan modern bagi para pelaku UMKM,” tandas Ratu, Selasa (14/10/2025). 

Menurutnya, kawasan Barito termasuk dalam area pengembangan Taman Bendera Pusaka, yang menggabungkan Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. 

Penataan ini, lanjut Ratu, bukan semata relokasi, tapi transformasi menuju kota yang lebih tertib dan berwawasan lingkungan. “Pedagang tidak ditinggalkan. Mereka difasilitasi di tempat baru yang lebih representatif, mendapat dukungan penuh untuk mengembangkan usahanya,” ujar Ratu. 

Baca juga : Kasus Laptop Chromebook, Kejaksaan Agung Terima Pengembalian Uang 10 M

Dia merinci, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung juga dilengkapi fasilitas publik. Termasuk area pertunjukan seni dan budaya, lahan parkir yang luas, toilet serta area interaksi warga. 

“Dari sisi desain, sentra ini dirancang ramah lingkungan, higienis, dan ramah keluarga, dengan sistem sirkulasi udara, sanitasi, dan kebersihan yang baik,” ucapnya. 

Ratu mengatakan, lokasi Sentra Fauna dan Kuliner LA mudah diakses masyarakat melalui Stasiun Commuter Line Lenteng Agung dan berbagai jalur Transjakarta (4B Manggarai–UI, D21 Lebak Bulus–UI) serta Jak Lingko 44 (Andara–Lenteng Agung). 

Baca juga : AS Roma Vs Inter Milan, Serigala Trauma Dimangsa Ular

Dia menambahkan, proses relokasi dilakukan secara transparan dan humanis. Pedagang yang telah terdata secara resmi, difasilitasi penuh dalam pemindahan barang, peralatan, dan hewan dagangan. Sebagai bentuk dukungan, pedagang mendapatkan masa bebas retribusi kios dan lokasi premium bagi yang bersedia pindah lebih awal. 

“Pemprov DKI juga akan menyelenggarakan beragam kegiatan promosi, pertunjukan budaya, serta event komunitas di Sentra Fauna untuk menarik pengunjung dan meningkatkan potensi ekonomi kawasan,” ucapnya. 

Ratu menambahkan, relokasi ini juga menjadi momentum peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui program pendampingan, pelatihan kewirausahaan, dan promosi digital yang terintegrasi dengan program Jakpreneur. 

Baca juga : WTA 125 Jinan 2025, Janice Tjen Selangkah Lagi Raih Gelar Juara

“Kami ingin pedagang tak hanya pindah tempat, tapi juga naik kelas. Dengan fasilitas dan dukungan yang lebih baik, mereka bisa menjadi bagian dari wajah baru Jakarta, kota yang bersih, tertata dan berpihak warganya,” tutur Ratu. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.