Dark/Light Mode

Pramono Usul Revitalitasi Kota Tua Dan Pembangunan RS Sumber Waras Jadi PSN

Senin, 10 November 2025 16:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menyampaikan dua usulan penting terkait pembangunan di Ibu Kota. 

Dalam pertemuan tersebut, Pramono mengusulkan agar kawasan Kota Tua dan Rumah Sakit Sumber Waras ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Hari ini saya beserta jajaran Balaikota meminta waktu dan menghadap Bapak Menko Perekonomian untuk urusan hal yang berkaitan dengan dua hal,” ujar Pramono seusai bertemu dengan Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Menurut Pramono, kawasan Kota Tua Jakarta memiliki nilai sejarah dan ekonomi yang tinggi. Melalui status PSN, revitalisasi dan pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi antara pemerintah daerah dan pusat.

“Kami akan mengelola Kota Tua dan untuk itu salah satu hal yang akan kami usulkan adalah untuk menjadi PSN, Proyek Strategis Nasional,” tegasnya.

Baca juga : Ketemu Airlangga, Pramono Usul Revitalisasi Kota Tua Dan RS Sumber Waras Jadi PSN

Proyek pertama kata Pramono terkait dengan revitalisasi pengelolaan Kota Tua, Jakarta Barat, yang akan digarap bersama dengan BPI Danantara dan Kementerian Ekonomi Kreatif, termasuk proyek pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) di wilayah bersejarah itu.

Selain Kota Tua, Pramono juga mengusulkan agar Sumber Waras ditetapkan sebagai PSN. Menurutnya, proyek ini akan difokuskan untuk pembangunan rumah sakit tipe A bertaraf internasional yang dapat menjadi rujukan nasional untuk penyakit-penyakit berat seperti jantung dan kanker.

“Sumber Waras ini kan sekarang clearance dari KPK maupun dari BPK sudah bisa dimulai dibangun, tetapi tentunya kami sangat berkeinginan apabila Sumber Waras itu juga mendapatkan PSN, Proyek Strategis Nasional,” tutur Pramono.

Ia menilai, lahan Sumber Waras yang luas dan strategis sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di Jakarta.

"Sehingga dengan demikian kami bisa membangun rumah sakit tipe A yang internasional karena kami berkeinginan agar rumah sakit itu betul-betul menjadi rumah sakit rujukan utama di Jakarta karena luas areanya 3,6 hektar dan lokasinya sangat strategis,” jelasnya.

Baca juga : Presma UIN RMS: Pembangunan Era Soeharto Jadi Fondasi Indonesia Modern

Pramono menambahkan, konsep rumah sakit yang diusulkan akan difokuskan pada layanan penyakit khusus dengan fasilitas berstandar tinggi.

“Direncanakan khusus misalnya untuk rumah sakit hal yang berkaitan dengan jantung, dengan cancer, dan penyakit-penyakit khusus, maka saya yakin itu akan menjadi rumah sakit yang baik dan menjadi rujukan bagi Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pramono menyebut bahwa penetapan PSN akan membantu mempercepat pelaksanaan proyek melalui penyederhanaan proses administrasi dan dukungan lintas kementerian.

“Kenapa kami usulkan menjadi PSN? Karena itu tadi supaya mendapatkan treatment di dalam proses pembangunannya menjadi lebih mudah, lebih baik. Itu ya dua hal itu,” kata Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menurut Pramono, pemerintah pusat akan mempelajari secara detail usulan tersebut sebelum memberikan keputusan final.

Baca juga : Wamen Fajar Dorong Revitalisasi UKS untuk Wujudkan Pendidikan Holistik

"Ya, Pak Menko tentunya yang pertama beliau akan mempelajari, tetapi karena ini spiritnya untuk kepentingan bersama, saya yakin pasti pemerintah pusat juga akan memberikan support, dukungan untuk itu,” ujarnya.

Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI akan segera melengkapi seluruh dokumen dan persyaratan administratif yang dibutuhkan agar kedua proyek tersebut bisa segera diproses menjadi PSN.

“Kita akan segera melengkapi semua administrasi yang dibutuhkan untuk pembangunan itu,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.