Dark/Light Mode

Respons Pemotor Tewas Terlindas JakLingko, Pram: Investigasi Penyebab Kecelakaan

Rabu, 12 November 2025 19:54 WIB
Penumpang naik mikrotrans JakLingko. (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Penumpang naik mikrotrans JakLingko. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang pengemudi sepeda motor bernama Rahmat Juniarto, yang tewas setelah terlindas angkutan Mikrotrans atau JakLingko di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam keterangannya, Pramono menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut dan memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bertanggung jawab penuh terhadap segala biaya yang muncul akibat kejadian itu.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya sudah mendengar bahwa ada masyarakat yang bernama Rahmat Juniarto yang kemudian sebagai pengemudi motor di daerah Cilangkap tersenggol oleh JakLingko sampai dengan meninggal dunia,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Pramono menegaskan bahwa Pemprov melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah diinstruksikan untuk menangani seluruh pembiayaan yang terkait dengan peristiwa tersebut, baik bagi korban maupun keluarganya.

Baca juga : Ketemu Eks PM Australia Paul Keating, Prabowo Bahas Stabilitas Kawasan

“Saya sudah menginstruksikan pembiayaan untuk apapun hal yang berkaitan dengan itu menjadi tanggung jawab Pemda DKI Jakarta,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan adanya pendampingan bagi keluarga korban serta mengawal proses penyelidikan terhadap pengemudi JakLingko yang terlibat dalam kecelakaan itu.

Gubernur Pramono juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pengemudi angkutan umum yang beroperasi di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta, termasuk pengemudi Mikrotrans atau JakLingko, agar tidak mengemudi secara ugal-ugalan.

“Saya meminta kepada siapapun, apakah itu pengemudi JakLingko atau pengemudi yang kemudian ada dalam fasilitas yang dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta, enggak boleh ugal-ugalan seperti itu,” ujarnya dengan tegas.

Baca juga : RI-Korsel Perkuat Kerja Sama Investasi Dan Energi

Menurut Pramono, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Ia meminta aparat dan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan apakah kecelakaan ini murni akibat kelalaian atau kesalahan teknis di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menegaskan bahwa dirinya telah meminta aparat dan dinas terkait untuk melakukan investigasi mendalam terhadap penyebab kecelakaan.

“Sehingga dengan demikian, tentunya bagi pengemudi itu saya minta secara didalami, apakah kemudian peristiwa ini betul-betul peristiwa kecelakaan ataukah ada keteledoran. Dan untuk itu biar didalami,” tutur Pramono.

Ia menambahkan, hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk mengambil langkah lanjutan, termasuk penegakan disiplin terhadap pihak-pihak yang terbukti lalai.

Baca juga : Awak Mobil Tangki Patra Logistik Ajak Siswa SD Belajar Keselamatan

Sebelumnya, kecelakaan maut tersebut terjadi saat RJ mencoba menyalip angkot Jaklingko jurusan PGC–Cilangkap yang dikemudikan oleh Saptani. Saat menyalip, motor korban bersenggolan dengan angkot hingga terjatuh dan masuk ke kolong kendaraan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.