Dark/Light Mode

Dugaan Perundungan Di Sekolah Elite Jakarta

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Minta Disdik Dan Dinas PPAPP Turun Tangan

Kamis, 13 November 2025 14:44 WIB
Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Justin Adrian. Foto: DPRD DKI
Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Justin Adrian. Foto: DPRD DKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Justin Adrian minta kasus perundungan di sebuah sekolah swasta elite di Ancol, Jakarta Utara diusut tuntas.

“Saya baru saja menerima aduan yang cukup mengejutkan bahwa terjadi dugaan perundungan yang dialami oleh salah seorang siswa, berumur 10 tahun pada bulan September lalu,” kata Justin dalam keterangannya, Kamis (13/11/2025).

Sebagaimana disampaikan orang tua korban dan berdasarkan dokumen medis, lanjut dia, korban berinisial JAL sampai mengalami patah atau keretakan tulang.

Baca juga : Dukung Sekolah Rakyat, Aksi Asabri Peduli Pendidikan Digelar Di Kupang

Korban mengalami cedera tersebut di tangan kirinya, sementara siswa yang terduga menjadi pelaku dikatakan merupakan anak dari guru di sekolah tersebut.

“Saya telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kepala Dinas Perlindungan Anak (PPAPP) DKI Jakarta untuk segera melakukan pendalaman untuk menggali fakta dan bukti secara lebih lanjut,” ujarnya.

Justin menyesalkan terjadinya perundungan tersebut dan memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini.

Baca juga : 1.618 Wisudawan Lulus Sekolah Lansia Di Jakarta, Tertua Usia 87 Tahun

“Saya mengutuk segala bentuk kekerasan yang terjadi di sekolah, dimana semestinya lingkungan sekolah adalah ruang yang aman bagi para siswanya,” tegasnya.

Dia mewanti-wanti Disdik DKI untuk menyelidiki kasus tersebut dan memberikan pembinaan atau sanksi sebagaimana mestinya kepada pihak-pihak terkait. “Pihak sekolah tidak menunjukkan sikap yang kooperatif dalam menangani kasus ini,” ujarnya.

Justin berharap kejadian seperti itu tidak akan terulang lagi. Dia mendorong agar pihak sekolah dan orang tua sama-sama mendidik anak-anaknya dengan baik agar tidak melakukan kekerasan terhadap sesamanya di mana pun.

Baca juga : Pati Bergejolak, DPR Minta Pemprov Jateng dan Pusat Turun Tangan

“Sekali lagi, ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.