Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemprov DKI Turunkan Psikolog dan Mobil SAPA Beri Layanan Psikologis di SMAN 72
Jumat, 21 November 2025 05:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan upaya pendampingan psikologis bagi para siswa SMA Negeri 72 masih terus berlangsung. Psikolog dan mobil layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) hingga kini tetap disiagakan di sekolah tersebut.
“Jadi untuk penanganan trauma healing, kami tentunya di Pemprov ini bekerja sama dengan beberapa psikolog dari DPPAPP, dari Dinkes, dari Dinas Sosial, lalu juga dari Angkatan Laut yang ada di sana, lalu juga dengan Mabes Polri,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).
Nahdiana menegaskan bahwa kegiatan belajar siswa tetap berlangsung, dan mereka didampingi secara langsung oleh tenaga ahli.
Baca juga : Pemprov DKI Lanjutkan Pengerukan Kali Di Jakarta
“Dan sampai saat ini anak-anak belajar juga masih didampingi, beberapa kami standby-kan psikolog, dan mobil SAPA masih ada di sana. Seperti itu,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa layanan ini disiapkan untuk memastikan kondisi psikologis siswa tetap stabil selama proses pemulihan berlangsung.
Selain pendampingan psikologis, Disdik DKI juga memberikan update mengenai kondisi proses belajar di sekolah. Menurut Nahdiana, sebagian besar siswa telah kembali mengikuti pembelajaran tatap muka.
Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Modifikasi Cuaca 25 Hari ke Depan Antisipasi Hujan Ekstrem
“Sampai saat ini pembelajaran luring itu sudah sampai dengan 87% anak-anak yang luring. Anak-anak yang memilih daring itu sisanya, lalu yang sakit dan izin juga terkonfirmasi,” jelasnya.
Sementara itu, hingga Senin (17/11), tingkat kehadiran murid SMA 72 secara luring sebanyak 69,44 persen, kehadiran murid secara daring 26,60 persen, ketidakhadiran murid 3,96 persen, sakit 3,07 persen dan izin 0,89 persen.
Kemudian pada Selasa (18/11), tingkat kehadiran murid secara luring 86,06 persen, kehadiran murid secara daring 7,67 persen, ketidakhadiran murid 6,27 persen, sakit 4,86 persen dan izin 1,41 persen.
Baca juga : Pemprov DKI Target Pembangunan RSUD Di Lahan Sumber Waras Bisa Mulai Tahun Depan
Pada Rabu (19/11), tingkat kehadiran murid secara luring 87,60 persen, kehadiran murid secara daring 6,01 persen, ketidakhadiran murid 6,39 persen, sakit 4,60 persen dan izin 1,79 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya