Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Banjir Rob Rendam Pesisir Jakarta, Jalan Di JIS Tergenang 10 Cm
Jumat, 2 Januari 2026 14:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Banjir rob meredam sejumlah wilayah di pesisir utara Jakarta pada Jumat (2/1/2026), akibat fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee, sehingga menyebabkan peningkatan ketinggian air laut.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan menjelaskan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dampak dari kondisi tersebut menyebabkan peningkatan status Pintu Air Pasar Ikan menjadi Bahaya atau Siaga 1 pada Jumat pagi.
“Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) tanggal 30 Desember 2025 - 07 Januari 2026," ujar Yohan dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Baca juga : Allano Lima Tegaskan Peran Jakmania dalam Kemenangan Persija
BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 12.00 WIB, terdapat satu ruas jalan yang tergenang air akibat banjir rob. Lokasi genangan berada di wilayah Jakarta Utara dengan ketinggian air mencapai 10 sentimeter.
Ruas jalan yang terdampak genangan tersebut berada di Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat di sekitar lokasi. Jl. RE. Martadinata (Depan JIS), Rt. 001/Rw. 012, Kel. Papanggo, Jakarta Utara Ketinggian: 10 cm.
Baca juga : Eliano Reijnders Jadi Andalan Baru Persib di Pos Gelandang Bertahan
Dalam upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau kondisi genangan serta berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait guna mempercepat proses penanganan.
Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna memastikan sistem drainase berfungsi optimal serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
“Mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," katanya.
Baca juga : Gelar Dikpol Berbasis Data, Golkar Jabar Siapkan Peta Kemenangan 2029
BPBD DKI Jakarta menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat serta terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan akibat banjir rob yang masih berpeluang terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta berhati-hati dan segera menghubungi layanan darurat jika menghadapi situasi mendesak. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya