Dark/Light Mode

Pramono: Demo Buruh di Jakarta Protes UMP Di Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 12:09 WIB
Ilustrasi Demo Buruh. (Foto: Dwi Pambudi/RM)
Ilustrasi Demo Buruh. (Foto: Dwi Pambudi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai aksi demonstrasi buruh yang digelar di Jakarta pada Kamis (8/1/2026) tidak semata-mata mempersoalkan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta. Menurutnya, massa buruh juga menyuarakan penolakan terhadap kebijakan pengupahan di sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Yang namanya demo itu kan hak demokrasi. Dan siapa saja boleh melakukan itu, tapi ya tentunya dengan izin," ucap Pramono saat ditemui di Pejempongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Pramono menjelaskan bahwa substansi tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut justru lebih banyak menyinggung UMP di daerah lain, meskipun lokasi demonstrasi dilakukan di Jakarta. 

Baca juga : Gubernur Pramono Harap Bank Jakarta Segera Melantai Di Bursa Efek

“Kenapa dilaksanakan di Jakarta? Ya memang istananya ada di Jakarta. Dan untuk itu yang paling penting demonya baik-baik saja," katanya. 

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan adanya perusahaan di Jakarta yang menolak penetapan UMP, Pramono memastikan bahwa proses penetapan UMP DKI Jakarta telah dilakukan secara transparan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Jadi ketika proses di Jakarta, pada waktu itu Dewan Pengupahan betul-betul berjalan dengan transparan dan terbuka," ujar Pramono. 

Baca juga : Prabowo: Pemerintah di Jalan yang Benar, Fitnah Terima sebagai Kebanggaan

Ia menjelaskan bahwa pembahasan UMP Jakarta melibatkan perwakilan buruh, pengusaha, serta pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja, dan diawasi langsung oleh jajaran terkait. Seluruh proses tersebut, kata Pramono, berjalan secara ketat.

"Tetapi solusinya berjalan dengan baik. Sehingga alfanya diputuskan 0,75 itu kesepakatan bersama. Dan mudah-mudahan Jakarta gak ada," imbuhnya. 

Menurut Pramono, UMP Jakarta saat ini juga tergolong tinggi jika dibandingkan dengan daerah lain, sehingga diharapkan tidak lagi menjadi sumber konflik antara buruh dan pengusaha di Ibu Kota.

Baca juga : Luncurkan Kartu Debit Visa, ATM Bank Jakarta Bisa Digesek Di 200 Negara

“Karena UMP Jakarta juga dibandingkan daerah lain kan udah tinggi sekali," tutup Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.