Dark/Light Mode

Lapangan Padel Ganggu Kenyamanan Warga

Jam Operasionalnya Diatur, Yang Nggak Berizin Ditutup

Kamis, 26 Februari 2026 06:25 WIB
Ilustrasi, lapangan padel. (Foto: Putu Wahyu Rama/rm.id)
Ilustrasi, lapangan padel. (Foto: Putu Wahyu Rama/rm.id)

 Sebelumnya 
“Bagi lapangan padel yang berada di aset Pemprov DKI, di RTH, kami tidak mengizinkan untuk dilanjutkan. Dengan demikian, RTH tetap untuk ruang terbuka hijau,” tutur Pram. 

Pram mengungkapkan, laporan keberatan datang dari beberapa kawasan padat penduduk. Ia menilai, keluhan tersebut patut menjadi perhatian serius Pemprov DKI. 

“Saya mendapatkan laporan mengenai berbagai tempat. Misalnya di Haji Nawi, Cilandak, Rawamangun dan sebagainya, tentang padel yang mendapatkan keberatan masyarakat. Saya yakin kalau masyarakat di sekitar padel itu keberatan, pasti sangat terganggu,” jelasnya. 

Baca juga : Bodo Memang Pintar

Ia bahkan menyebut adanya laporan warga yang bayinya kesulitan tidur akibat kebisingan suara pemain padel pada malam hari. 

“Karena malam-malam orang masih berteriak-teriak main padel. Nggak fair. Jadi, lapangan padel di tempat-tempat yang padat penduduk, akan kami tertibkan jam operasionalnya,” ujar Pram. 

Pram menegaskan, penertiban akan difokuskan pada lapangan padel yang berada di tengah kawasan permukiman padat. Karena, menurutnya, aktivitas olahraga tetap harus memperhatikan aspek toleransi terhadap warga sekitar. 

Baca juga : Unggul Di Tes Pramusim MotoGP 2026, Bezzecchi Ancaman Nyata Bagi Marquez 

Ia membedakan perlakuan terhadap fasilitas padel yang berada di area komersial dengan di lingkungan padat penduduk. 

Untuk lokasi komersial, Pram menilai aktivitas hingga larut malam tidak menjadi persoalan, selama tidak melanggar aturan. 

“Tetapi kalau di tempat padat penduduk dan mengganggu warga, pasti mereka mainnya juga nggak nyaman. Kewajiban Pemprov DKI untuk menertibkan itu,” tutup Pram. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.