Dark/Light Mode

Pemprov DKI Godok Proyek Trem di Kota Tua Masih

Selasa, 14 April 2026 12:50 WIB
Proyek MRT Jakarta Bundaran HI-Kota. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Proyek MRT Jakarta Bundaran HI-Kota. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana pembangunan trem di kawasan Kota Tua masih memerlukan kajian yang matang sebelum direalisasikan.

“Untuk trem Kota Tua, apa yang disampaikan oleh Pak Wakil Gubernur tentunya perlu dikaji lebih dalam,” ucap Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini lebih memprioritaskan penyelesaian proyek transportasi utama yang sedang berjalan, khususnya MRT yang ditargetkan dapat mencapai kawasan Kota Tua. 

Baca juga : GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif Lawan Mis informasi

“Yang sekarang ini yang akan kita selesaikan adalah yang pertama MRT sampai dengan Kota Tua mudah-mudahan di tahun 2029 awal sudah selesai,” katanya. 

Selain MRT, Pemprov DKI juga berencana memperluas layanan transportasi terintegrasi lainnya seperti TransJabodetabek dan TransJakarta menuju Kota Tua. 

“Kemudian membuka TransJabodetabek ke Kota Tua seperti yang dilakukan ke Blok M,” lanjutnya.

Baca juga : Pemprov DKI Gelar Perayaan Malam Takbiran Di Jakarta Di Bundaran HI

Pramono optimistis bahwa integrasi berbagai moda transportasi seperti KRL, MRT, dan TransJakarta akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan masyarakat ke kawasan Kota Tua. 

“Karena kalau itu sudah dilakukan nanti KRL-nya jalan, MRT-nya jalan, TransJabodetabek atau TransJakarta-nya jalan ke Kota Tua, saya yakin Kota Tua akan menjadi tempat baru yang akan dikunjungi warga masyarakat. Dan terutama memang Kota Tua kita siapkan untuk menarik tourism,” tutup Pramono Anung.

Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pengembangan Kota Tua sebagai pusat pariwisata yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.