Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cuaca Panas Ancam Pasokan Pangan & Air Bersih
Jakarta Diminta Siap Hadapi El Nino Godzilla
Senin, 27 April 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Fenomena El Nino Godzilla, sudah terjadi di wilayah pinggiran Ibu Kota. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diingatkan untuk melakukan antisipasi terhadap potensi dampak cuaca ekstrem tersebut. Di antaranya, gangguan pasokan pangan dan air bersih.
El Nino Godzilla merupakan istilah ngepop fenomena Super El Nino yang cukup populer di internet pada akhir April 2026. Fenomena Super El Nino, yaitu pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang sangat masif dan ekstrem, diprediksi melanda Indonesia mulai April hingga Oktober 2026. Fenomena ini berpotensi menyebabkan kemarau yang lebih panjang, krisis air dan suhu udara meningkat.
Reporter Rakyat Merdeka melaporkan dari Tangerang Selatan, Banten, bahwa cuaca terasa sangat panas di kota yang dekat dengan Jakarta ini.
Menurut laporannya dari bawah flyover Perempatan Gaplek, Pamulang, terik mentari terasa amat menyengat kulit pada Sabtu (25/4/2026), sekitar pukul 12.15 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Baca juga : Barca Di Ambang Juara
Suhu udara di sekitar flyover yang mengarah ke Jakarta Selatan ini, berkisar 31 hingga 32 derajat celsius. Pohon-pohon kecil pun tampak layu menghadapi peralihan cuaca, dari yang sebelumnya sering hujan, menjadi panas.
Hal serupa dilaporkan reporter Rakyat Merdeka dari Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (25/4/2026). Lokasi ini tak jauh dari Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun sudah mengingatkan, potensi kemarau panjang yang bisa berdampak luas, dari krisis air bersih hingga terganggunya ketahanan pangan.
Hal itu terjadi seiring ancaman fenomena El Nino ekstrem atau Godzilla yang disebut-sebut, mulai terjadi pada akhir April hingga Oktober 2026, termasuk di kawasan Megapolitan (Jakarta dan sekitarnya).
Baca juga : Jumlah Warga Palestina Yang Ikut Nyoblos Minim
Seiring itu, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Yuke Yurike mengingatkan Pemprov DKI tidak abai menghadapi ancaman tersebut.
Menurutnya, ancaman El Nino ekstrem bukan sekadar persoalan lingkungan, tapi juga tantangan serius bagi kehidupan warga Ibu Kota.
“Ini harus diantisipasi bersama, karena tantangan kita bukan hanya fiskal, tapi juga kondisi alam,” ingat Yuke.
Dia mengingatkan, dampak El Nino berpotensi memicu kemarau panjang. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut bisa mengganggu pasokan air bersih hingga stok pangan di Jakarta.
Baca juga : Syifa Hadju, Bahagia Jadi Istri El Rumi
Karena itu, Yuke meminta Pemprov DKI menyiapkan langkah strategis sejak dini. Mulai dari menjaga ketersediaan pangan hingga memperkuat kerja sama dengan daerah penyangga, agar pasokan kebutuhan pokok tetap aman.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya