Dark/Light Mode

IPL Naik Setelah 8 Tahun, Warga Kalibata City Sebut Masuk Akal Demi Perawatan

Senin, 27 April 2026 23:31 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Mayoritas penghuni asli Apartemen Kalibata City Jakarta menilai penyesuaian Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) yang dilakukan pengurus Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) sebagai hal wajar. Kebijakan itu disebut diperlukan untuk menjaga kualitas layanan, keamanan, dan perawatan hunian.

Penghuni Tower Cendana, Suhadi, mengatakan pengurus P3SRS dan pengelola telah menyampaikan alasan penyesuaian IPL secara terbuka. Laporan keuangan juga dipaparkan dalam Rapat Umum Tahunan Anggota (RUTA).

“Penyesuaian IPL ini sangat bisa dipahami, apalagi sudah sekitar delapan tahun tidak ada penyesuaian,” ujarnya dalam keterangannya kepada awak media dikutip Senin (27/4/2026).

Menurut Suhadi, kebijakan tersebut perlu dilihat secara objektif. Penolakan dari sebagian kecil pihak dikhawatirkan dampaknya bisa mengabaikan kebutuhan jangka panjang penghuni.

Sebagai penghuni sejak 2011, dia menilai kondisi apartemen masih terjaga meski usia bangunan sudah mendekati dua dekade. Seiring bertambahnya usia gedung, kebutuhan biaya perawatan dan keamanan dinilai ikut meningkat.

Baca juga : Jelang Kemala Run 2026, Ketua Panitia Cek Rute Demi Kenyamanan Peserta

“Kalau tidak ada penyesuaian, tentu akan berdampak pada kondisi gedung,” katanya.

Ia menambahkan, utilitas dan fasilitas umum juga membutuhkan biaya rutin agar tetap berfungsi baik. Menurutnya, penghuni tentu menginginkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk jangka panjang.

Sementara itu, penghuni Tower Herbras, Errica, menyebut penjelasan mengenai penyesuaian IPL sudah diterima warga melalui forum RUTA. Ia menilai proses yang dilakukan pengelola dan P3SRS berjalan cukup terbuka.

“Penjelasan sudah kami dapatkan, terutama dalam RUTA,” ucapnya.

Sebagai penghuni awal, Errica mengaku merasakan sejumlah peningkatan di lingkungan apartemen. Perubahan itu mencakup fasilitas dan kehidupan sosial antarwarga.

Baca juga : Israel Serang Lebanon, Pengamat: Ancaman Serius Bagi Perdamaian

“Saya percaya penyesuaian IPL ini akan kembali untuk kepentingan warga,” imbuhnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut pada akhirnya bertujuan menjaga kenyamanan bersama. Lingkungan hunian yang terawat dinilai menjadi kepentingan seluruh penghuni.

Ketua Pengurus P3SRS Kalibata City Musdalifah Pangka menegaskan penyesuaian IPL telah melalui proses pembahasan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional apartemen. Pengurus juga tetap mengedepankan keterbukaan kepada warga.

“Transparansi tetap menjadi prinsip utama kami,” tegasnya.

Ia menjelaskan penyampaian laporan keuangan telah dilakukan melalui forum RUTA sebagai bagian dari mekanisme organisasi. Setiap kebijakan, kata dia, diarahkan untuk menjaga kualitas hunian dalam jangka panjang.

Baca juga : Pantau Arus Balik Lebaran, Kapolri Minta Petugas Beri Pelayanan Maksimal

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan diambil untuk menjaga kualitas hunian,” katanya.

Musdalifah meminta seluruh pihak melihat kondisi apartemen secara realistis dan objektif. Menurutnya, polemik yang muncul dari sebagian kecil penghuni jangan sampai mengganggu kepentingan mayoritas warga.

Mayoritas penghuni, lanjut dia, menginginkan apartemen yang aman, nyaman, dan terawat. Karena itu, kebijakan pengelolaan perlu diarahkan pada kebutuhan bersama seluruh warga Kalibata City.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.