Dark/Light Mode

Gubernur Pramono Gelontorkan Rp 3,9 Miliar Tebus 2.026 Ijazah Siswa Tertahan

Senin, 4 Mei 2026 12:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan istri, Wakil Guberur Rano Karno. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan istri, Wakil Guberur Rano Karno. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan program pemutihan ijazah bagi ribuan peserta didik pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Program ini juga didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan total anggaran hampir Rp4 miliar.

"Hal yang berkaitan dengan pemutihan ijazah, pada tahap pertama tahun 2026 akan dibagikan kurang lebih 2.026 peserta didik dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, hingga PKBM. Bekerja sama dengan Baznas, total anggarannya adalah Rp3.953.712.300," kata Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5/2026)

Baca juga : Gubernur Pramono Beri Kewenangan Bina Marga Tambah Kuota PJLP

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas peluang kerja bagi lulusan SMK dengan mengirim alumni ke luar negeri sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

"Pemerintah DKI Jakarta akan terus mengadakan program untuk mengirim, melepas alumni SMK bekerja ke luar negeri. Kali ini ke Jepang, Malaysia, dan Jerman, membawa nama baik Jakarta dan Indonesia melalui semangat 'SMK Naik Kelas, Alumni Mendunia'. Jumlah yang akan berangkat 561," katanya. 

Dalam bidang kemanusiaan, Pemprov DKI Jakarta juga menunjukkan kepeduliannya melalui program bantuan pendidikan untuk daerah terdampak bencana. Melalui gerakan Distrik Peduli, donasi disalurkan ke sejumlah sekolah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca juga : Pramono Pastikan Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Sudah Terangkut

"Pemerintah DKI Jakarta menyalurkan donasi untuk bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebesar Rp2.286.000.000 yang membantu untuk 49 sekolah di Aceh, 15 sekolah di Sumatera Utara, dan 46 sekolah di Sumatera Barat," jelasnya. 

Di sektor pendidikan tinggi, Pemprov DKI Jakarta juga telah mencairkan bantuan melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap pertama tahun 2026. Bantuan ini diberikan kepada puluhan ribu mahasiswa sebagai bagian dari komitmen meningkatkan akses pendidikan tinggi.

"KJMU tahap pertama tahun 2026 kepada 15.825 mahasiswa, dengan nilai Rp142.425.000.000. Sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan tinggi dengan menyesuaikan jumlah penerima karena adanya mahasiswa yang lulus, cuti akademik, nilai akademik di bawah standar, meninggal dunia, atau menerima KIP Kuliah," imbuhnya.

Baca juga : Pramono Ingatkan Perantau Harus Siap Kerja Keras di Jakarta

Lebih lanjut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berpesan kepada para alumni yang akan berangkat agar menjaga nama baik daerah dan bangsa.

"Bekerjalah dengan jujur, disiplin, dan terus belajar. Tunjukkan bahwa kalian bukan hanya tenaga terampil, tetapi juga memiliki karakter yang baik," kata Rano.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.