Dark/Light Mode

Pramono Klaim Banjir Jakarta Surut Dalam 3-4 Jam Karena Semua Pompa Diaktifkan

Selasa, 5 Mei 2026 15:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim penanganan banjir di ibu kota dilakukan secara cepat dengan mengoptimalkan seluruh infrastruktur yang tersedia. 

“Jadi ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan. Maka kenapa kemudian ketika banjir ataupun hujan dari jam 5 sampai sekitar jam 8, relatif 3-4 jam kemudian banjirnya kan sudah mulai surut," kata Pramono di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa penyebab banjir tidak hanya berasal dari tingginya intensitas hujan, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi sungai yang sedang dalam tahap pengerukan. 

Baca juga : Banjir Rendam 51 RT di Jakarta Selatan dan 4 RT di Jakarta Barat

“Dan kenapa banjir ini terjadi? Yang pertama karena curah hujannya tinggi. Tapi yang kedua, yang tidak kalah penting adalah sekali lagi teman-teman sekalian, pengerukan ini kan sekarang sedang dilakukan secara masif di sungai-sungai yang ada termasuk Krukut, Pesanggrahan, Ciliwung, dan sebagainya," jelasnya. 

Lebih lanjut, Pramono turut menyoroti perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. Ia menilai, kebiasaan tersebut menjadi faktor tambahan yang memperparah kondisi banjir karena dapat menyumbat aliran air di saluran drainase.

“Jadi dalam kesempatan ini saya juga berharap betul bahwa jangan kemudian ketika enggak ada hujan dua minggu, orang (buang sampah sembarangan), sampah itu akhirnya menyumbat di beberapa tempat," tegasnya. 

Baca juga : PKS Jakarta Tunjuk Suhud Haliludin Jadi Ketua DPRD DKI Gantikan Khoirudin

Ia menambahkan, meskipun curah hujan tidak selalu ekstrem, penyumbatan akibat sampah dapat memicu terjadinya genangan hingga banjir di sejumlah wilayah. Namun demikian, ia memastikan bahwa kondisi banjir yang terjadi baru-baru ini dapat ditangani dengan baik.

“Dan itulah yang menyebabkan walaupun curah hujannya di bawah 200 sedikit tetapi kemudian ada banjir, tetapi alhamdulillah kemarin malam sudah bisa surut semuanya," imbuhnya. 

Sebelumnya, Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (4/5/2026) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik. Hingga Selasa (5/5/2026) pukul 11.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 80 RT dan 3 ruas jalan masih tergenang. 

Baca juga : Lewat Program BRInita, KWT Buaran Citra Lestari Sukses Olah Tanaman Produktif

"Saat ini terdapat 80 RT dan 3 ruas jalan yang masih tergenang. Ketinggian air berkisar antara 10 sampai 100 sentimeter (1 meter)," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.