Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Antisipasi Kasus Hantavirus
Dinkes Perkuat Pengawasan & Siapkan Tim Gerak Cepat
Minggu, 24 Mei 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
Selain penguatan fasilitas kesehatan, Justin mengingatkan pentingnya edukasi pola hidup sehat kepada masyarakat hingga tingkat Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW).
“Percuma saja kalau infrastruktur kesehatannya sudah siap, tetapi masyarakatnya tetap abai. Ini perlu disosialisasikan di sekolah-sekolah, kelurahan-kelurahan, sampai dengan lingkungan RT/RW,” pungkasnya.
Kepala Dinkes DKI Ani Ruspitawati mengungkapkan, hingga Senin (18/5/2026), terdapat tiga kasus positif Hantavirus, dan enam kasus suspek yang masih dalam pemantauan ketat tenaga kesehatan.
Baca juga : Pelatih Spanyol Semprot Madrid
“Kami masih menemukan ada tiga kasus positif yang kemarin sudah saya sampaikan. Tapi, ada enam suspek yang masih terus kami monitor sampai hari ini,” ujar Ani.
Ani menjelaskan, Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui tikus. Penularannya bisa melalui kotoran, air liur, urin, hingga gigitan tikus yang terinfeksi. “Kalau kotoran tikus mengering dan bercampur dengan partikel udara, maka bisa terhirup manusia,” jelasnya.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat membersihkan area yang terdapat sarang atau kotoran tikus.
Baca juga : 2027, Acosta Jadi Tandem Marquez
Dinkes DKI juga mengimbau warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Ani menambahkan, Dinkes DKI telah menerbitkan surat kewaspadaan ke seluruh fasilitas kesehatan, serta menunjuk sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai rumah sakit sentinel (pengawal/penjaga/pengintai) untuk pengawasan kasus Hantavirus.
“Juga ada tim gerak cepat yang terus melakukan sistem kewaspadaan dini, apabila memang ada peningkatan kasus yang cukup signifikan,” tandasnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya