Dark/Light Mode

Beroperasi Akhir 2028, LRT Manggarai-Dukuh Atas Hubungkan 6 Moda Transportasi

Selasa, 30 Juni 2026 16:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan perpanjangan jalur LRT Jakarta dari Stasiun Manggarai menuju kawasan Dukuh Atas dapat selesai pada akhir 2028 atau paling lambat 2029. 

Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat konektivitas transportasi publik di ibu kota melalui integrasi berbagai moda angkutan massal.

"Dan mudah-mudahan tahun 2028 akhir atau 2029 sudah selesai karena tidak ada pembebasan lahan dan sekarang ini anggarannya sudah dipersiapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sekarang sehingga bisa langsung dikerjakan mulai dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas," ujar Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Senin (29/6).

Baca juga : Belum Bahas Pemilu 2029, Gerindra Fokus Tuntaskan Program Kerja Prioritas

Menurut Pramono, kawasan Dukuh Atas nantinya akan menjadi simpul transportasi terpadu yang menghubungkan sedikitnya enam moda transportasi publik. 

"Jadi untuk pedestrian Dukuh Atas itu kan memang bentuknya bulat. Sebagian orang secara simpel mengatakan seperti donat lah gitu ya. Akan menghubungkan enam moda yaitu dua LRT, LRT oleh pemerintah pusat dan LRT oleh pemerintah Jakarta, MRT, TransJakarta, kereta bandara, sama yang JakLingko dan sebagainya yang internal. Jadi ada enam moda yang terkoneksikan dan nanti untuk LRT yang dari Manggarai akan kami sambungkan sampai dengan Dukuh Atas," jelas Pramono. 

Pramono menjelaskan, jalur LRT Jakarta yang saat ini membentang dari Velodrome hingga Manggarai memiliki panjang sekitar 12,5 kilometer dengan 11 stasiun. 

Baca juga : Jasa Raharja Teken PKB 2026, Menaker Dorong Hubungan Industrial Transformatif

"Kalau itu terjadi maka dari Velodrome sampai dengan Manggarai sekarang ini kurang lebih biayanya 12,5 triliun yang akan diresmikan di 11 stasiun, panjangnya 12,5 kilometer. Nanti tambah 2 kilo sampai dengan Dukuh Atas. Jadi sekitar 14,5 kilometer dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas," ujar Pramono. 

Pemprov DKI Jakarta menilai perpanjangan jalur LRT menuju Dukuh Atas akan menjadi salah satu proyek strategis untuk memperkuat sistem transportasi massal yang terintegrasi. Dengan tersambungnya berbagai moda transportasi di satu kawasan, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang efisien, nyaman, dan terhubung.

"Dan kalau itu terjadi maka konektivitas Jakarta makin apa makin terkoneksi dengan baik," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.