Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 10 Pemain Tiga Singa Singkirkan Meksiko
- Bungkam Brazil, Erling Haaland: Ini Anugerah Tuhan
- BRINS Bayarkan Klaim Asuransi Rp950 Juta Untuk Korban Banjir Di Probolinggo
- Kapolri Ajak Brigade Persis Jaga Persatuan Demi Dukung Program Pemerintah
- Harry Kane Bangga Inggris Singkirkan Meksiko, Siap Tantang Norwegia
Pembangunan Jembatan Gembok Cinta Tuai Kritik
Perbaiki Dulu Trotoar Rusak Dan JPO Keropos
Selasa, 7 Juli 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI mengkritik rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI) Jakarta membangun Jembatan Gembok Cinta di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jembatan dengan orientasi estetika itu dinilai kurang tepat, di tengah masih banyaknya kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat yang belum terpenuhi.
Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu, Pemprov masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang lebih penting. Antara lain perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) korosi atau keropos, trotoar, taman lingkungan, fasilitas olahraga, hingga penataan kawasan permukiman kumuh.
“Di tengah banyaknya persoalan yang masih dirasakan warga, saya mempertanyakan, apakah proyek ini merupakan kebutuhan paling mendesak. Pembangunan Jakarta harus dimulai dari menjawab kebutuhan warga. Bukan sekadar menghadirkan proyek yang menarik secara visual,” ujar Kevin, Sabtu (4/7/2026).
Dia meminta Pemprov DKI memprioritaskan perbaikan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Masih banyak JPO yang kurang layak, trotoar yang belum ramah bagi penyandang disabilitas, taman lingkungan yang minim, fasilitas olahraga yang terbatas, penataan permukiman dan dukungan bagi UMKM yang perlu menjadi perhatian,” kata anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.
Baca juga : Swiss Vs Kolombia, Sensasi Cokelat VS Kopi
Kevin juga mengingatkan, agar pembangunan dilakukan secara merata di seluruh wilayah Jakarta. “Warga Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara maupun wilayah lainnya juga berhak merasakan pembangunan yang merata. Jangan sampai muncul kesan, proyek-proyek ikonik lebih diprioritaskan dibanding kebutuhan dasar masyarakat,” ingatnya.
Pemprov DKI Jakarta berencana membangun tiga hingga empat Jembatan “Gembok Cinta” di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Jembatan ini akan dibangun di atas Kali Cideng. Tepatnya di sekitar depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai bagian dari penataan kawasan dan penyediaan ruang publik yang lebih menarik bagi masyarakat.
Sebagai informasi, dalam penataan Jalan Rasuna Said, ada Sungai Cideng yang turut ditata. Di sungai itu akan dibangun jembatan-jembatan kecil.
Baca juga : Pansus Hak Angket Bergulir, DPRD Gowa Jadwalkan Pemanggilan Bupati Husniah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membayangkan, ketimbang jembatan itu tidak dikelola dengan baik, lebih bagus dibuat jembatan Gembok Cinta. Hal ini disampaikan Pramono di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Pram, konsep Jembatan Gembok Cinta terinspirasi dari tradisi yang banyak dijumpai di sejumlah kota dunia, di mana pasangan memasang gembok sebagai simbol ikatan dan kenangan.
“Saya membayangkan, kalau orang punya waktu sama pasangannya, memasang gemboknya di sana. Itu kan lebih penuh warna,” tutur Pram.
Lebih lanjut, Pram menegaskan, Jembatan Gembok Cinta tidak akan dibangun di JPO, maupun jembatan untuk kendaraan bermotor. “Itu di jembatan yang ada di Sungai Cideng. Ada beberapa, tiga atau empat jembatan yang disiapkan untuk itu,” imbuhnya.
Baca juga : Bellingham Buka Jalan, Kane Kunci Kemenangan
Sebelumnya, Pram menyatakan, sudah memerintahkan jajaran Dinas Bina Marga DKI terkait pembangunan Jembatan Gembok Cinta. “Kehidupan dengan cinta di Jakarta juga penting,” ujarnya.
Menurut Pram, konsep tersebut tidak akan mengganggu fungsi JPO sebagai fasilitas penyeberangan bagi pejalan kaki. “Kalau di JPO akan mengganggu pejalan kaki. Jadi, lokasinya bukan di atas JPO,” tegasnya.
Dia berharap, Jembatan Gembok Cinta dapat menjadi ruang ekspresi baru bagi masyarakat, khususnya kalangan muda, sekaligus mempercantik wajah Jakarta.
Rencana itu merupakan bagian dari penataan lanjutan Jalan HR Rasuna Said, setelah pembongkaran 109 tiang monorel mangkrak sepanjang sekitar 3,8 kilometer, yang selama ini menjadi salah satu persoalan tata kota Jakarta. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya