Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- IHSG Merah Di Awal Perdagangan, Turun Ke 5.984
- Kakorlantas Ungkap Tantangan Baru Lalu Lintas di Era Teknologi & Bonus Demografi
- Yulisman: Ekspor Listrik Hijau Harus Maksimalkan Nilai Tambah untuk RI
- Riset Doktor Ilmu Komunikasi: Algoritma Medsos Turut Tentukan Narasi IKN
- Persija Resmi Rekrut Pratama Arhan
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan penataan kabel semrawut yang masih banyak ditemukan di berbagai ruas jalan ibu kota.
Langkah tersebut dilakukan setelah terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) yang menjadi landasan hukum dalam penataan jaringan utilitas di Jakarta.
"Sejak adanya perda tentang SJUT dan kemudian apa pelaku untuk melakukan memasukkan mengatur tentang kabel yang ada di Jakarta segera kita mulai," kata Pramono di Balai kota Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Baca juga : Pramono Dukung Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat di Jakarta
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menanggapi masih banyaknya kabel udara yang semrawut serta tiang utilitas yang miring di sejumlah ruas jalan Jakarta. Kondisi tersebut kerap menjadi sorotan masyarakat karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat terjadi cuaca ekstrem maupun kecelakaan yang melibatkan infrastruktur utilitas.
"Dan beberapa kan sudah dimulai, hanya memang tidak bisa semuanya secara bersamaan karena begitu banyaknya dan kompleksnya persoalan kabel ini," jelas Pramono.
Pramono menegaskan bahwa keberadaan regulasi tersebut menjadi titik awal bagi Pemprov DKI Jakarta untuk mempercepat penataan jaringan utilitas secara lebih terintegrasi.
Baca juga : 11 Rusun Baru Bakal Dibangun Di Jakarta
"Tetapi itu sudah dengan adanya perda itu maka segera dimulai," ujarnya.
Penataan kabel melalui skema SJUT diharapkan mampu mengurangi keberadaan kabel udara yang selama ini memenuhi sejumlah ruas jalan di Jakarta.
Sebelumnya, pada Kamis (18/6), seorang siswi SMAN 6 Jakarta tewas akibat kabel menjuntai di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Terbaru, penumpang ojek online (ojol) terjerat kabel yang menjuntai di Jalan Widya Chandra VIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (6/7).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya