Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Danone Indonesia Dorong Bisnis Berkelanjutan Lewat Asia B Corp Summit
- Prancis Vs Swedia, Les Bleus Diunggulkan, Blagult Tanpa Beban
- Sekolah Rakyat Cirebon Gabungkan Budaya Lokal Dan Fasilitas Modern
- Mentan Pastikan Pasokan CPO Untuk Program B50 Aman
- Saat Jepang Out di Piala Dunia 2026, KUAI Jepang & Dubes Brazil Ternyata Nobar
Politisi Kebon Sirih Desak Pemprov DKI Audit Seluruh Proyek Galian di Jakarta
Selasa, 30 Juni 2026 21:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi B, Ade Suherman meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan audit menyeluruh seluruh proyek galian yang masih berlangsung guna memastikan seluruh standar keselamatan diterapkan secara konsisten. Upaya ini untuk mencegah terjadi lagi tragedi meninggalnya seorang balita yang terjatuh ke dalam lubang galian proyek di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.
“Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya ananda. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. Tragedi ini harus menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
Politisi PKS ini mengakui, pembangunan infrastruktur memang menjadi kebutuhan penting dalam mendukung kemajuan Jakarta. Namun, ia menegaskan bahwa target penyelesaian proyek tidak boleh mengesampingkan perlindungan terhadap keselamatan masyarakat.
“Keselamatan warga tidak boleh dikalahkan oleh target penyelesaian proyek. Setiap pekerjaan konstruksi wajib memenuhi standar pengamanan yang ketat agar tidak membahayakan masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan," terang Ade.
Baca juga : Pemprov DKI Buka 2.843 Loker Padat Karya, Gaji UMP dan Syarat KTP Jakarta
Sebagai langkah konkret, Ade mendesak Pemprov DKI Jakarta melalui perangkat daerah terkait untuk segera melakukan audit terhadap seluruh proyek galian yang masih berjalan. Menurutnya, audit tersebut harus mencakup pemeriksaan terhadap kelengkapan fasilitas keselamatan, kepatuhan kontraktor dalam menjalankan prosedur kerja, hingga efektivitas pengawasan di lapangan.
“Apabila nantinya ditemukan adanya kelalaian dalam penerapan prosedur keselamatan, tentu harus ada pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku. Penegakan aturan menjadi penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang," tegasnya.
Ade menambahkan, audit yang dilakukan pemerintah sebaiknya tidak hanya berfokus pada lokasi terjadinya kecelakaan di Manggarai, tetapi diperluas ke seluruh proyek galian milik pemerintah, BUMD, maupun utilitas yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.
“Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global. Pembangunan harus berjalan, tetapi keselamatan masyarakat harus selalu menjadi prioritas utama. Jangan sampai kita baru bergerak setelah terjadi musibah. Pengawasan yang ketat adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam melindungi setiap warganya," ujarnya.
Baca juga : IP Expo Indonesia 2026 Kembali Digelar, Pertemukan Raksasa IP Global di Jakarta
Sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, Ade memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut sekaligus mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan proyek konstruksi. Ia berharap tragedi di Manggarai menjadi momentum untuk memperkuat budaya keselamatan sehingga pembangunan di Jakarta dapat berjalan tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat.
“Semoga tragedi ini menjadi titik balik untuk memperkuat budaya keselamatan dalam setiap pembangunan di Jakarta. Tidak ada pembangunan yang layak dibanggakan apabila harus dibayar dengan hilangnya nyawa masyarakat," tutup Ade.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempersilakan keluarga balita berinisial I (4) yang meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, untuk menempuh jalur hukum apabila menghendakinya.
Pramono juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan menghalangi apabila keluarga korban memutuskan untuk membawa perkara tersebut ke ranah hukum. Menurutnya, langkah tersebut merupakan hak keluarga.
Baca juga : Telikung Arsenal, Pep Guadiola Pede Man City Bakal Juara
"Dan kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan karena memang kejadian itu betul-betul di luar dugaan," katanya.
Atas kejadian tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Pramono mengatakan dirinya langsung memberikan instruksi pada malam kejadian agar seluruh kebutuhan keluarga korban mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, termasuk penanganan berbagai keperluan yang timbul akibat musibah tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya