Dark/Light Mode

Pramono: 3 Korban Tewas di Proyek PAM Jaya Adalah Karyawan Kontraktor Swasta

Jumat, 10 Juli 2026 16:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait insiden yang menewaskan tiga pekerja di dalam gorong-gorong di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. 

Dalam keterangannya, Pramono mengonfirmasi bahwa salah satu dari tiga korban meninggal dunia merupakan warga negara asing (WNA), sementara dua korban lainnya merupakan warga negara Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono setelah menerima laporan dari Direktur Utama PAM Jaya mengenai insiden yang terjadi saat pengerjaan proyek di wilayah Cipayung. 

Baca juga : Pramono Bakal Bangun Terowongan Penghubung Plaza Senayan dan Senayan City

"Saya sudah mendapatkan laporan dari Dirut PAM Jaya. Memang betul ada tiga orang, dari tiga orang itu satu WNA, jadi dua warga kita, satu," kata Pramono di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).

Pramono menegaskan bahwa insiden tersebut tidak terjadi pada operasional langsung PAM Jaya, melainkan saat pekerjaan dilakukan oleh perusahaan subkontraktor yang menangani proyek tersebut. 

"Itu terjadi bukan di PAM Jayanya, tetapi ini terjadi di subkontraktornya. Sehingga ketika terjadi, subkontraktor sedang bekerja dan betul memang ada tiga orang," ujar Pramono. 

Baca juga : Pramono Persilakan Keluarga Korban Jatuh di Proyek Manggarai Tempuh Jalur Hukum

Lebih lanjut, Pramono memastikan penanganan terhadap para korban telah dilakukan. Ia juga membenarkan informasi yang beredar mengenai adanya tiga pekerja yang meninggal dunia dalam insiden tersebut. 

"Dan sekarang ini untuk yang meninggal sudah tertangani. Jadi berita itu betul," lanjutnya. 

Sebelumnya, kecelakaan kerja terjadi di gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Tiga pekerja dilaporkan tewas dan telah dievakuasi dari gorong-gorong tersebut.

Baca juga : Prabowo: Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok Pun Saya Tindaklanjuti

Petugas pemadam kebakaran (damkar) menerima permohonan evakuasi korban pukul 09.49 WIB Kamis (9/7/2026). Sebanyak 12 anggota rescue damkar dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) di Bambu Apus, Cipayung.

Proses evakuasi dimulai pukul 10.00 WIB. Petugas mengevakuasi korban menggunakan sejumlah peralatan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.