Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Tim Hukum Febrie: Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Praperadilan
- Rapat 4 Jam di BPKP, Hashim & Ara Bahas Pembentukan Tim Kawal Investasi Qatar
- Tahan Suku Bunga Di 5,75%, BI Fokus Jaga Stabilitas Rupiah
- Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan, MMB: Kado Indah HUT Kemerdekaan
- Juara Dewata Series, Igor Tolic Puji Mentalitas Skuad Persib
Pake Dana KLB, Perbaikan Sekolah Rusak di Jakarta Nggak Kurangi Beasiswa LPDP
Rabu, 19 Agustus 2026 14:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program pembiayaan pendidikan seperti LPDP Jakarta tetap berjalan meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan.
Pramono mengatakan, persoalan sekolah rusak menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan sekolah, salah satunya dengan memanfaatkan dana yang berasal dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
“Hal yang berkaitan dengan sekolah-sekolah rusak termasuk SD Negeri 9, 11 dan sebagainya, pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan sebagian mengambil dana dari KLB dan sekarang ini kan sudah saya putuskan untuk pembangunannya dimulai bulan depan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Baca juga : RDF Rorotan Butuh Truk Compactor & Jalan Layak
Menurut Pramono, penggunaan dana KLB untuk penanganan sekolah rusak merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan fasilitas pendidikan di Jakarta berada dalam kondisi yang layak.
Pramono juga menegaskan bahwa penanganan sekolah rusak tidak akan mengorbankan program pembiayaan pendidikan bagi masyarakat Jakarta. Program LPDP Jakarta tetap akan dijalankan sesuai dengan komitmen Pemprov DKI.
“Sehingga dengan demikian, bahkan anggaran untuk penanganan sekolah rusak lebih besar daripada apa yang diusulkan," ujarnya.
Baca juga : Pemprov DKI & PAM Jaya Serahkan Bantuan Ambulans untuk Masyarakat Suku Baduy
Ia kemudian memastikan keberlanjutan program LPDP Jakarta di tengah adanya kebutuhan anggaran untuk memperbaiki infrastruktur pendidikan.
“Tetapi untuk LPDP tetap akan dijalankan," imbuhnya.
Sebelumnya, muncul usulan agar pembiayaan LPDP Jakarta senilai Rp 100 miliar dibagi untuk kebutuhan perbaikan sekolah. Usulan tersebut disampaikan DPRD DKI Jakarta di tengah adanya sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan.
Baca juga : Pramono Bantah Isu WFH dan PJJ Jakarta 18 Agustus untuk Antisipasi Demo
"Kalau kemudian anak-anak Jakarta mendapatkan kesempatan untuk sekolah lebih tinggi, maka mereka pasti bisa menjadi orang yang merubah atau lokomotif atau penarik dalam keluarganya," lanjutnya.
Pramono memastikan kedua kebutuhan tersebut tetap berjalan. Program LPDP Jakarta akan digunakan untuk membiayai anak-anak berprestasi melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Pramono menyebut program tersebut pada tahun depan ditargetkan membiayai sekitar 50-75 orang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya