Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Ingatkan Warga Kampung Bahari Jangan Bela Bandar Narkoba
Jumat, 14 Agustus 2026 16:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dukungan tersebut disampaikan Pramono menyusul adanya penindakan terhadap dugaan peredaran narkoba di kawasan tersebut. Ia juga menyoroti adanya perlawanan dari pihak yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba ketika aparat melakukan penggerebekan.
“Jadi Pemerintah DKI Jakarta dalam hal yang berkaitan dengan narkoba, apa pun yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, terutama BNN, tentunya kami memberikan support sepenuhnya," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Baca juga : TPS Liar Kramat Jati Akan Dijadikan Waduk
Pramono mengatakan pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan bersama. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, kata dia, siap mendukung langkah aparat penegak hukum dalam menangani persoalan narkoba di wilayah Jakarta.
“Dan ini menjadi pembelajaran bagi siapa pun untuk tidak terjebak ataupun terlibat dalam persoalan narkoba yang pasti tidak akan membawa kebaikan di kemudian hari," ujarnya.
Sebelumnya, petugas BNN dan pihak kepolisian menggerebek bandar narkoba di Kampung Bahari, Jakut. Bos narkoba dan sejumlah loyalisnya ditangkap dalam penggerebekan tersebut.
Baca juga : Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028
Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengatakan MR ditangkap pada pukul 20.09 WIB di sebuah salon kecantikan di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.
Awalnya, petugas membuntuti MR yang bergerak dari Kampung Bahari menuju Mangga Besar.
"Salah satu dari gembong narkoba tersebut merupakan buronan terkait dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR atau Bos Gendut," ujar Roy.
Baca juga : Tinjau Lahan 100 Hektare Di Tangerang, Pram: Ciangir Bukan Bantargebang Baru
BNN juga mengamankan senjata api, emas batangan, serta barang bukti lainnya. Dari pengembangan kasus tersebut, BNN mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh MR.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya