Dark/Light Mode

Anggota DPRD DKI Minta Usulan CFD Ditambah Dua Hari Dikaji Matang

Selasa, 15 September 2026 14:09 WIB
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Inad Luciawaty. Foto: DPRD DKI
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Inad Luciawaty. Foto: DPRD DKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Usulan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat agar kegiatan Car Free Day (CFD) di Jakarta digelar dua kali sepekan, Sabtu dan Minggu, mendapat perhatian DPRD DKI Jakarta.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Inad Luciawaty meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak terburu-buru menerapkan kebijakan tersebut.

Menurut dia, penambahan hari CFD harus didukung kajian komprehensif agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca juga : Yuke Minta APBD Perubahan 2026 Fokus Bereskan Banjir Dan Sampah

“Saya menyarankan agar kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada penambahan jumlah hari CFD, tetapi harus didukung dengan kajian yang komprehensif,” ujar Inad kepada Rakyat Merdeka, Selasa (15/9/2026).

Dia mengatakan, Pemprov DKI perlu melihat berbagai dampak sebelum menambah pelaksanaan CFD. Mulai dari pengaruhnya terhadap kualitas udara, lalu lintas, transportasi umum, aktivitas ekonomi masyarakat, pedagang, hingga warga yang tinggal di sekitar jalur CFD.

Selain itu, kesiapan petugas dan sarana pendukung juga harus menjadi perhatian. Jangan sampai penambahan hari CFD justru menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Baca juga : Anggota DPRD DKI Dorong Penguatan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

Menurut Inad, CFD memang dapat menjadi salah satu upaya konkret mengurangi polusi udara sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif bergerak dan berolahraga.

Namun, kebijakan tersebut harus dirancang dengan memperhitungkan kondisi Jakarta secara menyeluruh. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menilai penambahan hari CFD berpotensi mengurangi penumpukan warga yang selama ini terkonsentrasi pada pelaksanaan setiap Minggu.

“Pada akhirnya, yang kita harapkan bukan sekadar bertambahnya hari CFD, tetapi Jakarta yang udaranya lebih bersih, masyarakatnya lebih sehat, ruang publiknya lebih nyaman, dan kualitas hidup warganya semakin baik,” tegas Inad.

Baca juga : DPRD DKI Bagikan Masker Gratis Ke Pejalan Kaki Dan Pengendara Di Jakbar

Sebelumnya, Jumhur mengusulkan agar CFD Jakarta tidak hanya digelar setiap Minggu, tetapi ditambah menjadi dua hari dalam sepekan. Pemprov DKI menyatakan akan menindaklanjuti usulan tersebut.

Usulan ini diharapkan tidak berhenti pada penambahan frekuensi kegiatan. Kajian mengenai dampak terhadap lingkungan, mobilitas warga, perekonomian, serta kenyamanan masyarakat perlu menjadi dasar sebelum kebijakan diterapkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.