Dark/Light Mode

PSBB Total, Kapasitas Kantor di Jakarta Maksimal 25 Persen

Anies: Kalau Bandel, Satu Gedung Akan Dibekukan Selama 3 Hari

Minggu, 13 September 2020 14:29 WIB
PSBB Total, Kapasitas Kantor di Jakarta Maksimal 25 Persen Anies: Kalau Bandel, Satu Gedung Akan Dibekukan Selama 3 Hari

RM.id  Rakyat Merdeka - Mulai Senin (14/9) besok, Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total, seperti di awal masa pandemi.

Terkait hal itu, Gubernur DKI Anies Baswedan menyampaikan ketentuan-ketentuan yang akan diterapkan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

Berita Terkait : Digiring Ke Gedung Bundar, Djoko Diperiksa Malam Hari

Termasuk, memperketat aturan di seluruh perkantoran yang ada. Baik itu instansi pemerintah atau swasta.

Sesuai aturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), instansi pemerintah di zona merah hanya boleh mempekerjakan pegawai maksimal 25 persen.

Berita Terkait : Ruang ICU di Jakarta Makin Sedikit, Please Jangan Rayakan HUT RI Dengan Berkerumun

Perusahaan swasta juga bisa beroperasi dengan pembatasan kapasitas. Mekanisme bekerja di rumah atau work from home (WFH) wajib diatur. Bila sebagian bekerja di kantor, maksimal hanya boleh 25 persen dalam waktu yang bersamaan.

"Kami akan fokus pada pembatasan aktivitas di perkantoran, jam kerja, dan jumlah pegawai yang hadir. Dalam hal ini, kantor-kantor swasta harus ada perubahan," kata Anies dalam konferensi pers dari Balai Kota, Jakarta, Minggu (13/9).

Berita Terkait : Buka Saja Nama 456 Perusahaan Pelanggar PSBB Yang Ditindak

Jika nantinya ditemukan kasus positif di klaster perkantoran, Anies akan mengambil tindakan tegas. "Kami akan langsung menutup selama 3 hari. Yang kami tutup, bukan cuma kantor atau pihak penyewanya saja. Tetapi juga seluruh aktivitas di gedung itu akan kami tutup," tegas Anies. [FAQ]