Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Oh... Ternyata Ini Alasan Pemprov DKI Jakarta Larang Warganya Mudik
Minggu, 25 April 2021 12:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan DKI Jakarta bersama pemerintah pusat melarang mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah untuk menjaga hasil baik dalam penanganan Covid-19 di ibu kota.
"Seperti yang diputuskan Pak Jokowi, sudah diputuskan tahun ini belum diperkenankan mudik, agar jangan sampai kita sudah mendapatkan hasil yang membaik, penyebaran menurun, angka kesembuhan meningkat, jumlah kematian menurun, jangan sampai karena mudik nanti terjadi sebaliknya," kata Riza di Jakarta, Jumat (23/4/2021).
Baca juga : Pentingnya Koordinasi Pemda Dengan Desa Cegah Yang Mudik
Riza menegaskan, dukungan DKI pada putusan pemerintah pusat, meski di beberapa daerah banyak yang mengungkapkan mudik masih tetap boleh dilakukan.
Riza mengatakan sudah setahun lebih Jakarta dan Indonesia berkutat dalam Covid-19 dan mulai menunjukkan perbaikan, ditambah dengan semakin banyaknya jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin.
Baca juga : Senayan Ajak Masyarakat Patuhi Larangan Mudik
"Ini jangan dirusak! Bukan mudiknya yang tidak baik, mudiknya baik sebagai budaya kultur tradisi bangsa kita. Apalagi silaturahmi kepada nenek sesuatu yang baik. Tapi mohon karena sayang kita kepada orang tua, justru jangan sampai kehadiran kita menyebarkan virus kepada keluarga kita tercinta," katanya. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya