Dewan Pers

Dark/Light Mode

Berlaku Hari Ini, MRT Jakarta Tutup Sementara Tiga Stasiun

Minggu, 18 Juli 2021 11:26 WIB
Ilustrasi MRT Jakarta. (Foto: Tedy O. Kroen/Rakyat Merdeka)
Ilustrasi MRT Jakarta. (Foto: Tedy O. Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk menekan mobilitas warga selama PPKM Darurat, PT MRT Jakarta (Perseroda) menutup sementara tiga stasiun di Jakarta. Penutupan dilakukan mulai hari ini hingga akhir Juli 2021.

"Penutupan tiga stasiun yang kami lakukan untuk membatasi mobilitas masyarakat khususnya di Jakarta, yang nantinya diharapkan mampu mengurangi angka penyebaran Covid-19," ujar Plt Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Ahmad Pratomo dalam keterangan tertulisnya  Minggu (18/7).

Berita Terkait : Mulai Hari Ini, Penumpang TransJakarta Wajib Bawa STRP

Tiga stasiun yang ditutup sementara adalah: Stasiun MRT Haji Nawi, Stasiun MRT ASEAN, Stasiun MRT Setiabudi Astra.

Dengan penutupan sementara tiga stasiun tersebut, MRT Jakarta mengimbau para pengguna untuk dapat menggunakan alternatif stasiun MRT terdekat lainnya.

Berita Terkait : Hari Ini, RS Lapangan Tembak Surabaya Mulai Beroperasi

Ketiga stasiun terdekat, yaitu Stasiun MRT Cipete Raya dan Stasiun MRT Blok A sebagai alternatif Stasiun MRT Haji Nawi; Stasiun MRT Senayan dan Stasiun MRT Blok M BCA sebagai alternatif Stasiun MRT ASEAN dan Stasiun MRT Bendungan Hilir serta Stasiun MRT Dukuh Atas BNI sebagai alternatif Stasiun MRT Setiabudi Astra.

Pratomo menjelaskan, pemberlakuan kebijakan ini telah melalui kajian bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya dengan mempertimbangkan berbagai hal di antaranya tingkat kepadatan stasiun yang rendah, bukan merupakan stasiun besar, serta lokasi stasiun yang tidak berdekatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Berita Terkait : Celana Neymar Robek, Argentina Unggul Sementara 1-0

"PT MRT Jakarta (Perseroda) telah menerapkan beberapa penyesuaian kebijakan layanan operasional terkait penerapan PPKM Darurat diantaranya pemberlakuan dokumen STRP sebagai persyaratan pelaku perjalanan, perubahan jadwal operasional, dan pemberlakuan protokol kesehatan di stasiun MRT secara ketat," tandasnya. [IPL]