Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sembuh Dari Covid, Waka KPK Nurul Ghufron Semangati Yang Masih Terinfeksi
Selasa, 6 Juli 2021 16:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski belum menjalani tes polymerase chain reaction (PCR), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron meyakini dirinya sudah sembuh dari Covid-19 usai menjalani isolasi mandiri sejak 28 Juni lalu. Ghufron sebelumnya mengalami gejala sesak nafas, meriang, dan kehilangan penciuman.
"Saya belum tes PCR. Namun perasaan saya sudah sehat. Pada diri saya, panas, sesak, indra rasa dan bau, semua sudah pulih," ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (6/7).
"Mohon maaf saya merasa perlu mendahului mengabarkan perasaan baik ini untuk menumbuhkan semangat sembuh bagi teman-teman yang sedang berjuang untuk sehat," sambung Ghufron.
Dia menyebut, salah satu cara mempercepat kesembuhan adalah dengan meningkatkan kepercayaan diri. "Yang saya ingin sampaikan bahwa Covid-19 bisa kita taklukkan dengan kepercayaan diri," tuturnya.
Baca juga : Megawati Ajak Anak Muda Tiru Semangat Juang Bung Karno
Selama terbaring sakit, Ghufron mengaku mempelajari berbagai hal soal Covid-19. Salah satunya, tentang masa inkubasi virus tersebut di dalam tubuh, yakni antara 5-7 hari.
"Selama dia (Covid-19) sedang menginfeksi atau merusak tubuh kita, tubuh kita sesungguhnya juga membentuk antibodi untuk menangkal Covid-19 selama tujuh hari tersebut," bebernya.
Nah, pada masa inkubasi itu, tubuh perlu asupan makanan dan vitamin untuk mendongkrak pemulihan. Dia juga menyarankan berjemur di bawah sinar matahari.
Selain itu, penderita Covid-19 juga tak boleh stres. Apalagi, dalam kondisi terisolasi dan kerap mendengar berita kurang menyenangkan. "Karena itu saya mengajak agar penderita tidak lemah," imbuh Ghufron.
Baca juga : Kerja Keras Tangani Covid, Baharkam Polri Gelar Pelatihan Untuk 2.284 Relawan Tracer
Setelah melewati masa inkubasi tersebut, kata Ghufron, kesembuhan hanya soal waktu. Ada yang cepat, dan ada yang lama. Dia mengajak seluruh pasien Covid-19 untuk tetap bersemangat menjalani proses kesembuhan.
Diimgatkan Ghufron, presentasi pasien sembuh lebih banyak ketimbang pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19.
"Penting saya sampaikan ini karena di tengah saling susul-menyusulnya berita wafatnya sahabat, para ulama karena Covid-19 yang membanjiri ruang dengar dan baca, sosmed, grup-grup semakin mengerikan, bahwa yang wafat banyak benar, namun persentase kesembuhan sesungguhnya jauh lebih banyak," bebernya.
Dia mengajak semua penyintas Covid-19 untuk membagikan pengalamannya untuk memberi semangat bagi mereka yang masih terinfeksi virus tersebut.
Baca juga : Positif Covid, Waka KPK Nurul Ghufron Ingatkan Masyarakat Taat Prokes
"Mari alumni Covid-19, kalau kita tak mampu mengobati sahabat kita yang sakit, mari setidaknya kita bersedekah semangat hidup, sebarkan cerita sukses anda melawan Covid-19," tandas Ghufron. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya