Dark/Light Mode

Petugas Pemprov DKI Tertular Saat Razia

PMKS Positif Covid-19 Berkeliaran Di Jalanan

Rabu, 15 September 2021 06:40 WIB
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga binaan sosial di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta, Selasa (14/9/2021). (Foto: Antara/Wahyu Putro A)
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga binaan sosial di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta, Selasa (14/9/2021). (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggenjot pemberian vaksinasi Covid-19 untuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Hal itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity di Ibu Kota.

Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Jakarta Timur (Jaktim), Purwono mencatat, sejak Juni 2020 hingga Agustus 2021, puluhan PMKS di Jaktim terkonfirmasi positif Covid-19.

Berita Terkait : Disiplin Prokes Dan 3T Ampuh Lawan Varian Mu

“Dari total ribuan PMKS yang dijangkau, ada puluhan terkonfirmasi positif Corona. Jumlah pastinya saya lupa, tapi tidak banyak, jumlahnya di bawah 50 orang,” ungkap Purwono, di Jakarta, kemarin.

PMKS tersebut teridentifikasi positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di tempat penampungan sementara. Mereka yang positif virus Corona langsung diisolasi untuk mencegah para PMKS berkeliran di jalan. Setelah sembuh, baru PMKS dibolehkan melakukan aktivitas kembali.

Berita Terkait : Emak-emak Sudah Nggak Sabar, Kapan Giliran Anak 6 Tahun Ke Atas Divaksin

Sementara, Kasudinsos Jakarta Utara (Jakut), Rosihan mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2021 pihaknya telah menertibkan sebanyak 307 PMKS. Jumlah itu terdiri dari pengamen sebanyak 48 orang, anak telantar 4 orang, anak jalanan 5 orang, gelandangan 7 orang, pengemis 38 orang, pemulung 13 orang, dan wanita tuna susila 45 orang. Kemudian orang telantar 17 orang, Lansia telantar 18 orang, tukang parkir liar 41 orang, dan lain-lainnya 62 orang.

“Dari 307 PMKS yang diamankan sebanyak 233 dikirim ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Kedoya, Jakarta Barat. Sisanya, 74 orang ke panti di Cipayung, Jakarta Timur,” ungkapnya.

Berita Terkait : Pemprov Siap Antar Jemput PMKS Ke Tempat Vaksinasi

Dia memastikan setiap hari, pihaknya melakukan penghalauan agar PMKS tidak berkeliaran di jalanan. Pihaknya mengerahkan 30 personel dalam kegiatan tersebut. Razia dilakukan di antaranya di kawasan Permai (Tanjung Priok), Muara Angke dan Muara Baru (Penjaringan), Pademangan, dan Sunter.

“Penghalauan kami lakukan karena banyak PMKS yang tertular Covid-19. Gara-gara hal itu, banyak anggota Sudin tertular Covid-19 setelah melakukan penertibkan PMKS,” ceritanya.
 Selanjutnya