Dark/Light Mode

Perhumas Indonesia: Gen Z Penentu Keberhasilan Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 26 Agustus 2024 22:27 WIB
Ketua Umum Perhumas Indonesia Boy Kelana (berjas hitam). Foto: Ist.
Ketua Umum Perhumas Indonesia Boy Kelana (berjas hitam). Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Perhimpunan Humas Indonesia (Perhumas), Boy Kelana menyatakan generasi muda memiliki peran penting dalam membangun bangsa yang unggul dan memiliki daya saing yang kuat. Hal itu disampaikan Boy saat menjadi pembicara pada acara Reconciliation Public Relations (Recon PR) 2024 di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Sabtu (24/8/2024).

Kata Boy, generasi muda memiliki posisi sentral dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Hal itu sebagaimana tertuang dalam visi Indonesia Emas 2045, "Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan".

“Semua itu tentunya bergantung pada intensitas aktivitas komunikasi dari Gen Z mengenai communication sustainability itu sendiri,” kata Boy, membuka paparannya di acara yang bertemakan The Power of Youth: Gen Z The Catalysts of Change itu. 

Baca juga : Jay Idzes Cedera, Timnas Indonesia Krisis Pemain Belakang

Menurut Boy, prestasi yang ditorehkan tokoh muda Indonesia patut diapresiasi. Boy kemudian merujuk pada atlet muda yang mengukir sejarah dengan mengantongi emas dalam Olimpiade Paris 2024. 

"Di usia 20 dan 30 tahunan, mereka berjuang menjadi game changer dan penentu masa depan Indonesia. Nama-nama seperti Ir. Soekarno, Adam Malik, R.A. Kartini, serta Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah yang meraih emas pada olimpiade Paris 2024,” ungkap Boy dalam acara yang digelar secara kolaborasi antara Unika Atma Jaya dengan Perhumas Muda Jakarta Raya itu. 

Adapun acara Recon PR 2024 yang digelar Perhumas Muda Jakarta raya merupakan bagian dari rangkaian Road to World Public Relations Forum (WPRF) yang akan berlangsung 19-22 November 2024 di Bali. Perhumas ditetapkan oleh Global Aliance dan untuk pertamakali menjadi tuan rumah bagi perhelatan internasional tersebut. 

Baca juga : Esteh Indonesia Gandeng Sastra Silalah Launching Produk Baru

Diskusi berlangsung dalam dua sesi itu menyoroti peran penting generasi Z dalam mendorong perubahan positif melalui public relations (humas) dalam mendukung prinsip-prinsip SDGs (Sustainable Development Goals). SDGs menuntut sektor korporasi untuk bertindak secara bertanggung jawab mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi, atau bisnis yang berkelanjutan di sektor lingkungan, sosial dan tata Kelola (ESG).

Sesi pertama menampilkan dua narasumber handal dibidangnya, yaitu Sari Soegondo, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations (APPRI) dan Maria Advenita Gita Elmada, Lecturer of Communication for Sustainable Development di Universitas Multimedia Nusantara. 

"Kita punya tugas untuk memberdayakan orang lain juga supaya bisa berkomunikasi dan mencapai tujuan bersama. Itulah super power kita, kemampuan komunikasi untuk membuat orang lain juga bisa berbicara dan bertindak dalam mencapai sasaran SDGs," kata Maria Advenita.

Baca juga : Pengamalan Pancasila: Memelihara Keberagaman & Meniadakan Intoleransi

Di sisi lain, Sari Soegondo menekankan bahwa SDGs itu bukan sekadar slogan. Akan tetapi, sebuah kerangka pembangunan yang terintegrasi dalam pembangunan nasional. Sumber daya alam semakin langka dan pembangunan yang berkelanjutan menjadi keharusan untuk masa depan.

“Salah satu agenda SGD’s mengusulkan adanya SDG ke-18: 'Communication for All'. Di mana perlu ada pihak yang mengomunikasikan apa yang menjadi kebutuhan kita, karena masih banyak orang yang tidak bisa menyuarakan aspirasinya,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.