Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
SRECharged Roadshow Di Bandung: Percepat Adopsi Motor Listrik Di Indonesia
Rabu, 23 Oktober 2024 13:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Society of Renewable Energy (SRE) bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyelenggarakan SRE Country Hub for Accelerating Electric Motorcycle Deployment (SRECharged) Roadshow Bandung di Auditorium Campus Centre Timur, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, 14 Oktober 2024. Acara ini digelar untuk mendorong akselerasi adopsi motor listrik di Indonesia, terutama melalui peran pemuda.
Program ini dilaksanakan melalui Swakelola Tipe III dari pembiayaan Proyek Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicles in Indonesia (ENTREV).
Acara yang mengusung tema "Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis Baterai Oleh Generasi Muda" ini dihadiri oleh pakar, akademisi, serta komunitas pengguna motor listrik.
Acara ini juga menggelar talkshow, Leaderless Group Discussion (LGD), serta dimeriahkan dengan booth showcase motor listrik dari berbagai brand motor listrik yang dapat di test ride oleh para partisipan.
Direktur Kemahasiswaan ITB, Dr G Prasetyo dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penggunaan motor listrik di Tanah Air.
Baca juga : Legislator PAN Yakin Prabowo-Gibran Perkuat Kepercayaan Investor di Indonesia
"Keterlibatan anak muda dalam program ini adalah langkah awal yang penting untuk masa depan adopsi motor listrik yang lebih cerah," ungkapnya.
Inovasi Teknologi Motor Listrik dan Tantangan
Sesi talk show pertama mengambil tema "Inovasi Teknologi dan Masa Depan Konversi Motor Listrik di Indonesia". Dalam sesi ini Harris ST dari Kementerian ESDM menekankan pentingnya membangun ekosistem motor listrik secara menyeluruh. Hal ini mencakup penyediaan komponen hingga dukungan industri, yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan sektor ekonomi untuk mencapai target tersebut.
Sementara itu, Prof Suwarno dari ITB menyoroti bahwa percepatan adopsi motor listrik akan berdampak besar dalam mengurangi emisi karbon, terutama karena Indonesia memiliki lebih dari 130 juta motor berbahan bakar fosil.
Ciptaghani Antasaputra dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia turut menegaskan pentingnya transisi ini. Menurut dia, motor listrik bukan hanya solusi bagi lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan manusia.
Baca juga : Gelar Rakornas 2024, PIF Perkuat Organisasi Otomotif Di Indonesia
"Tantangan terbesar saat ini adalah harga dan infrastruktur pengisian daya, namun ekosistemnya perlahan-lahan sudah mulai terbentuk," tuturnya.
Peran Pemuda dalam Revolusi Motor Listrik
Sesi talkshow kedua bertema "Energi Bersama: Peran Pemuda dan Revolusi Motor Listrik". Di sesi ini, Duwi Pratiwi dari ENTREV menekankan pentingnya peran pemuda dalam mendukung transisi energi bersih. "Pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam adopsi teknologi yang lebih ramah lingkungan," jelasnya.
Sementara itu, Widiartyasari dari SRE Woman mengajak para perempuan muda untuk lebih aktif berpartisipasi dalam gerakan motor listrik, mengingat potensi besar yang dimiliki dalam riset dan pengembangan teknologi tersebut.
Ketua Alva Riders Community Bandung Muhammad Herland Sugiantoro, membagikan pengalamannya dalam mempromosikan motor listrik di kalangan anak muda melalui berbagai kegiatan komunitas.
Baca juga : BSTARVERSE, Pameran Imersif BTS Pertama Di Indonesia
"Kami secara rutin mengadakan perjalanan jarak jauh dengan motor listrik untuk menunjukkan bahwa teknologi ini bisa diandalkan. Ini juga menghemat biaya karena pengisian daya sering kali gratis," ungkap Herland.
Kolaborasi Pemerintah, Akademisi, dan Industri
Pada sesi diskusi, Harris menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target pemerintah yaitu Net Zero Emission 2060. "Perlu ada sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi untuk mempercepat pengembangan infrastruktur motor listrik. Kita harus bekerja sama agar roadmap dan target ini bisa tercapai," ujar Harris.
Ciptaghani menyetujui roadmap yang jelas dengan target kendaraan dan infrastruktur yang terukur sangat penting. "Ini akan membantu pemerintah daerah mengikuti target nasional dan mendukung industri motor listrik," tuturnya.
Melalui sinergi pemerintah, industri, akademisi, dan pemuda ini, diharapkan motor listrik dapat menjadi solusi nyata dalam menghadapi tantangan energi dan lingkungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya