Dark/Light Mode

UGM Buka Pendaftaran MWA Secara Online, Jaring Tokoh Masyarakat Hingga Mahasiswa

Kamis, 26 Februari 2026 23:36 WIB
Foto: UGM
Foto: UGM

RM.id  Rakyat Merdeka - Senat Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka penjaringan calon anggota Majelis Wali Amanat (MWA) periode 2026–2031 secara daring untuk melibatkan partisipasi luas dari unsur tokoh masyarakat hingga mahasiswa di Yogyakarta, Kamis (26/2/2026).

Langkah pembentukan Panitia Ad-Hoc ini merespons akan berakhirnya masa jabatan 19 anggota MWA pada 29 Mei mendatang. Sesuai regulasi, UGM diwajibkan menyerahkan susunan anggota baru kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi selambat-lambatnya pada 30 April 2026.

Ketua Senat Akademik UGM Prof Sulistiowati menjelaskan bahwa MWA merupakan organ strategis yang memegang kewenangan dalam menetapkan kebijakan nonakademik perguruan tinggi berbadan hukum. Kebijakan tersebut mencakup rencana induk pengembangan kampus hingga 20 tahun ke depan, tata kelola keuangan, sistem informasi, hingga sumber daya manusia.

Baca juga : Mendagri Australia Sambangi Indonesia, Fokus Ekstremisme Hingga Keamanan Siber

Sinergi antarorgan di bawah arahan MWA dinilai menjadi fondasi utama bagi universitas dalam menjalankan mandat tridarma perguruan tinggi secara selaras dengan visi institusi.

"Majelis Wali Amanat ini sangat penting untuk memajukan UGM sebagai perguruan tinggi badan hukum," kata Sulistiowati dilansir laman resmi UGM, Kamis (26/2/2026).

Ketua Panitia Ad-Hoc Pemilihan Anggota MWA Deendarlianto memaparkan susunan majelis ini kelak merangkum unsur menteri, Gubernur DI Yogyakarta, rektor, tokoh masyarakat, alumni, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Pendaftaran daring diterapkan guna memudahkan akses publik dan sivitas akademika dalam berpartisipasi.

Baca juga : Api Dipadamkan, TGI Utamakan Keamanan Masyarakat Dan Pemulihan Operasional

Setiap unsur perwakilan akan menjalani skema seleksi yang berbeda sesuai karakternya, seperti tahapan seleksi tingkat fakultas yang dikhususkan bagi perwakilan dosen sebelum diajukan ke panitia pusat.

"Dalam waktu dekat akan dibuka kesempatan bagi warga masyarakat yang ingin mendaftar," ujar Deendarlianto.

Tahapan penjaringan bakal calon berlangsung sejak 26 Februari hingga 13 Maret, dilanjutkan seleksi administrasi pada 16-17 Maret dan masa sanggah hingga 26 Maret. Kandidat yang lolos wajib mengikuti tes kesehatan pada 1-4 April, disusul verifikasi dan seleksi per kategori sebelum penetapan akhir melalui Rapat Pleno Senat Akademik pada 30 April.

Baca juga : Gerindra, Partai Paling Terbuka Dan Transparan

Kehadiran unsur masyarakat eksternal di dalam MWA dirancang untuk memperkaya perspektif pengambilan keputusan strategis, seperti pengesahan rencana strategis dan anggaran tahunan. Masa jabatan setiap anggota dibatasi maksimal dua periode, dengan tetap mempertahankan regulasi nasional terkait kuota suara menteri sebesar 35 persen dalam mekanisme pemilihan rektor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.