Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dibanding Lima Negara

Indonesia Mampu Pertahankan Penurunan Kasus Covid-19...

Senin, 29 Nopember 2021 07:05 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Dok. BNPB)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Dok. BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus berupaya membangun kesadaran masyarakat mentaati protokol kesehatan (prokes). Pandemi Covid-19 di Indonesia dapat terkendali, berkat upaya keras Pemerintah bersama seluruh masyarakat.

Hal ini ditegaskan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Indonesia, ujarnya, menjadi salah satu dari lima negara yang yang berhasil menurunkan kasus dengan signifikan. Juga, dapat mempertahankannya dalam jangka waktu lama. Keempat negara lainnya adalah India, Filipina, Iran, dan Jepang.

“Pencapaian Indonesia dapat dikatakan mampu bersaing dengan negara-negara ini,” tutur Wiku, kemarin.

Berita Terkait : Kapolri: Vaksinasi Serentak Indonesia Untuk Jaga Pengendalian Covid-19 Saat Nataru

Dibeberkannya, di India, kasus Covid-19 turun hingga 97 persen dari puncak dan bertahan selama 201 hari. Jumlah kasus mingguan kini 69.165 kasus, lebih rendah dibanding jumlah terendah sebelum lonjakan, yaitu 78.395 kasus.

Lalu, Filipina berhasil menekan kasus hingga 94,3 persen dari puncak lonjakan dan penurunan bertahan 71 hari. Jumlah kasus mingguan saat ini, sebesar 8.342 kasus. Lebih rendah dibanding titik terendah sebelum puncak sebesar 34.284.

Selanjutnya di Iran, penurunan kasus sebesar 87 persen dari puncak yang bertahan selama 100 hari terakhir. Saat ini kasus mingguan 36.367 kasus, lebih rendah dari jumlah terendah sebelum lonjakan, yaitu sebesar 55.271 kasus.

Berita Terkait : Tekan Stunting, Frisian Flag Indonesia Donasikan 2 Ton Susu Bubuk

Kemudian Jepang, kasus turun 99,5 persen dari puncak kasus dan bertahan selama 157 hari. Penurunan ini berhasil ditekan dengan sangat signifikan, di mana, titik kasus mingguan terendah sebelum lonjakan adalah 9.986 kasus. Sedangkan saat ini hanya sebesar 890.

Sementara Indonesia, mampu menurunkan kasus hingga 99,3 persen dari puncak lonjakan, mirip dengan Jepang. Kemudian, berhasil dipertahankan selama 130 hari, lebih lama dari Iran dan Filipina. Jumlah kasus Indonesia ini jauh lebih sedikit jika disandingkan dengan jumlah penduduk.

Iran dan Filipina yang penduduknya lebih sedikit dari Indonesia, masih memiliki jumlah kasus yang lebih besar. “Saat ini kasus mingguan di Indonesia adalah sebesar 2.564, jauh lebih sedikit dibandingkan titik terendah sebelum lonjakan yaitu 26.126 kasus,” jelas Guru Besar Universitas Indonesia (UI) ini.
 Selanjutnya