Dewan Pers

Dark/Light Mode

Omicron Masuk Singapura, Jokowi Minta Kapolda Perketat Perbatasan

Jumat, 3 Desember 2021 11:21 WIB
Presiden Jokowi (foto:net)
Presiden Jokowi (foto:net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memerintahkan Kapolda di sejumlah perbatasan negara untuk meningkatkan kewaspadaan terkait persebaran varian baru Covid-19​​​​​​ Omicron. Pasalnya, Covid-19 Omicron sudah sampai Singapura. 

"Hati-hati, tadi pagi saya sudah dapat kabar, sudah sampai ke Singapura. Utamanya, Polda-polda yang berkaitan dengan perbatasan dengan negara-negara lain, karena yang membawa bisa orang-orang asing, bule-bule, tapi juga dari warga negara kita sendiri. Utamanya tenaga kerja kita yang dari luar, waktu masuk kembali pulang kampung," kata Presiden dalam pengarahannya kepada kepala kesatuan wilayah (Kasatwil), di Bali, Jumat (3/12).

Presiden mengatakan, Omicron sudah memasuki 29 negara. Jajaran kepolisian dan seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan karena Omicron diperkirakan memiliki kemampuan yang lebih menular dibandingkan Varian Delta.

Berita Terkait : Umrah Masih On The Track

"Ingat Varian Delta itu menyebar dalam waktu 2-3 minggu, semua langsung kena. Ini lebih cepat. Meski belum final, tapi perkiraan lima kali lebih cepat," kata Presiden dikutip Antara.

Selain itu, kata Jokowi , terdapat kemungkinan Omicron  mampu menerobos masuk ke sela-sela zat antibodi yang sudah imun. Sehingga, dampak persebarannya bisa lebih cepat.

"Hati-hati ini, karena efeknya bisa kemana-mana, ke ekonomi, seperti yang tadi saya sampaikan. Jadi protokol kesehatan terus disampaikan ke masyarakat, karena pandemi ini berefek, dan sudah terjadi di beberapa negara, ke ekonomi, jatuh, bisa berimbas kepada politik, hati-hati," ujarnya.

Berita Terkait : Singapura Dan Thailand Perketat Pintu Masuk

Presiden menjelaskan, data hasil kajian penularan Omicron di Afrika Selatan, yang merupakan negara pertama ditemukannya varian tersebut. Salah satu kesimpulan dari data tersebut, sebagian besar kasus Omicron terjadi pada masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19.

"Di Afrika Selatan, kita lihat kita mempelajari, 87 persen yang dirawat itu memang belum divaksin, dan 70 persen anak yang kena di bawah empat tahun, dan sebagian besar yang meninggal di atas 60 tahun," ujar Presiden.

Karena itu, eks Gubernue DKI ini juga meminta jajaran Polri membantu mempercepat vaksinasi Covid-19 ke masyarakat. [MFA]