Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdatinkom BNPB) mengumumkan, total korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru kini tembus 14 orang. Sedangkan korban luka-luka, mencapai 56 orang.
"Per pukul 17.30 WIB ini, jumlah korban meninggal dunia terdata hingga saat ini berjumlah 14 orang," kata Plt Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual, Minggu (5/12) malam.
Baca juga : BNPB Janjikan Rumah Baru Plus Duit Bulanan 500 Ribu
Jumlah tersebut mengalami penambahan satu orang dari data yang telah diumumkan BNPB pada Minggu (5/12) pukul 12.30 WIB.
Untuk korban luka yang mencapai 56 orang, sebanyak 35 orang masuk kategori berat. Mereka dirawat di RSUD Haryoto (8), RSUD Pasirian (16), RS Bhayangkara (3), dan Puskesmas Penanggal (8).
Baca juga : Erupsi Semeru, 13 Warga Meninggal, 41 Luka Bakar, 50 Dirawat Di Puskesmas, 902 Ngungsi
Sedangkan korban luka ringan, mencapai 21 orang.
"Angka ini juga berkurang dari rilis yang kita keluarkan tadi siang, sejumlah 69 orang. Artinya, angka 56 orang ini adalah hasil dari informasi juga langsung dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto yang saat ini sedang berada di lapangan," jelasnya.
Baca juga : Dinkes Lumajang: Data Sementara, 48 Korban Letusan Semeru Alami Luka Bakar
Berdasarkan data BNPB, jumlah penduduk yang terdampak, baik akibat awan panas dan abu vulkanik, mencapai 5.205 jiwa dengan 1.300 orang berada di pengungsian. Selain itu, masih ada 9 orang yang masih dalam proses pendataan status korban. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya