Dewan Pers

Dark/Light Mode

Update Korban Letusan Semeru: 14 Meninggal, 56 Luka-luka

Minggu, 5 Desember 2021 22:59 WIB
Plt Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari (Foto: BNPB)
Plt Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdatinkom BNPB) mengumumkan, total korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru kini tembus 14 orang. Sedangkan korban luka-luka, mencapai 56 orang.

"Per pukul 17.30 WIB ini, jumlah korban meninggal dunia terdata hingga saat ini berjumlah 14 orang," kata Plt Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual, Minggu (5/12) malam.

Berita Terkait : BNPB Janjikan Rumah Baru Plus Duit Bulanan 500 Ribu

Jumlah tersebut mengalami penambahan satu orang dari data yang telah diumumkan BNPB pada Minggu (5/12) pukul 12.30 WIB.

Untuk korban luka yang mencapai 56 orang, sebanyak 35 orang masuk kategori berat. Mereka dirawat di RSUD Haryoto (8), RSUD Pasirian (16), RS Bhayangkara (3), dan Puskesmas Penanggal (8). 

Berita Terkait : Erupsi Semeru, 13 Warga Meninggal, 41 Luka Bakar, 50 Dirawat Di Puskesmas, 902 Ngungsi

Sedangkan korban luka ringan, mencapai 21 orang.

"Angka ini juga berkurang dari rilis yang kita keluarkan tadi siang, sejumlah 69 orang. Artinya, angka 56 orang ini adalah hasil dari informasi juga langsung dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto yang saat ini sedang berada di lapangan," jelasnya.

Berita Terkait : Dinkes Lumajang: Data Sementara, 48 Korban Letusan Semeru Alami Luka Bakar

Berdasarkan data BNPB, jumlah penduduk yang terdampak, baik akibat awan panas dan abu vulkanik, mencapai 5.205 jiwa dengan 1.300 orang berada di pengungsian. Selain itu, masih ada 9 orang yang masih dalam proses pendataan status korban. [HES]