Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dinkes Lumajang: Data Sementara, 48 Korban Letusan Semeru Alami Luka Bakar
Sabtu, 4 Desember 2021 21:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Puluhan warga dikabarkan mengalami luka bakar awan panas guguran akibat letusan Gunung Semeru, hingga dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (5/12).
"Data sementara, ada 48 warga yang mengalami luka bakar. Namun, data itu masih sementara karena petugas masih mengevakuasi warga," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Lumajang dr Bayu Wibowo, seperti dilansir ANTARA, Sabtu (5/12).
Warga yang mengalami luka bakar, dari kategori ringan hingga berat akibat letusan Gunung Semeru, segera dirujuk di beberapa puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Lumajang.
Baca juga : Gandeng Seniman Nusantara, MPR Siapkan Lagu Pilar Bangsa
"Kalau luka bakarnya berat, maka dirujuk ke beberapa rumah sakit, yakni RS Bhayangkara, RS dr Hariyotom dan RS Pasirian. Untuk luka bakar ringan dan sedang, bisa ditangani di puskesmas," tuturnya.
Menurutnya, rata-rata warga yang terdampak letusan Gunung Semeru mengalami luka bakar, dan sudah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.
Sementara Bupati Lumajang Thoriqul Haq memastikan, seluruh puskesmas dan rumah sakit terdekat siaga setelah terjadinya letusan Gunung Semeru, untuk mengantisipasi adanya korban terdampak guguran awan panas.
Baca juga : Tak Puas Putusan Hakim, Korban Kekerasan Di JIS Ajukan Banding
"Kami memastikan seluruh puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk siaga. Saya pastikan yang dievakuasi terlebih dahulu lansia, anak-anak dan ibu hamil. Masyarakat saya harapkan segera melakukan evakuasi ke tempat lebih aman," papar Thoriqul.
Berdasarkan laporan relawan di lapangan, beberapa masyarakat mengalami luka bakar akibat terkena guguran debu panas. Saat ini, mereka telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.
Saat ini, petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD beserta relawan masih melakukan evakuasi warga dan untuk sementara titik pengungsian difokuskan di Kantor Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo serta kantor desa terdekat.
Baca juga : Sri Mul Perangi Mafia Tanah
"Kami cari lokasi-lokasi yang aman untuk evakuasi warga yang terdekat," ujarnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengalami erupsi pada Sabtu (5/12). Gunung berketinggian 3.676 dari permukaan laut itu memuntahkan guguran lava pijar, dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter, dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya