Dark/Light Mode

Laznas Dewan Dakwah-Pegadaian Syariah Beri Tabungan Emas Ke Guru Ngaji

Selasa, 7 Desember 2021 14:35 WIB
Pemberian bantuan untuk guru ngaji yang dilakukan Laznas Dewan Dakwah dengan Pegadaian Syariah. (Foto: Istimewa)
Pemberian bantuan untuk guru ngaji yang dilakukan Laznas Dewan Dakwah dengan Pegadaian Syariah. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laznas Dewan Dakwah Yogyakarta berkolaborasi dengan Pegadaian Syariah mengadakan program ‘Peduli Guru Ngaji’ dan program ‘Bebas Baca Tulis Quran’. Sebanyak 100 guru ngaji se-DIY mendapatkan bantuan berupa tabungan emas Pegadaian Syariah, insentif guru ngaji, paket sembako dan alat pengajar Al-Qur'an.

Direktur Laznas Dewan Dakwah Yogyakarta sekaligus Wakil Ketua Dewan Dakwah DIY, Ery Masruri, mengatakan, program Peduli Guru Ngaji ini merupakan salah satu wujud apresiasi terhadap para guru ngaji di daerah pelosok DIY, yang merupakan garda terdepan dalam dakwah Islam. “Program ini sekaligus menyadarkan kepada umat betapa pentingnya peran guru ngaji, sehingga mereka perlu kita perhatikan,” terang Ery, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (7/12).

Baca juga : MPR Ingatkan Sejarah Perjuangan Kaum Muda

Menurut Ery, di masa pandemi Covid-19, peran guru ngaji semakin penting. Tidak hanya mengajari baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis dan moral kepada umat. Oleh karena itu, guru ngaji perlu diberi penguatan berbagai macam skills. “Kalau di sektor kesehatan garda terdepannya tenaga kesehatan, tapi untuk membangun ketahanan umat, guru ngaji adalah garda terdepannya,” ujarnya.

Kepala Departemen Gadai Area Yogyakarta Sunlutwiyah menambahkan, bantuan-bantuan yang diberikan ini diharapkan bisa menambah semangat para guru ngaji dalam mendidik umat. Terutama membentuk akhlak yang mulia pada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Baca juga : Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek Dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru

“Pegadaian Syariah berkomitmen berkolaborasi dengan lembaga-lembaga dakwah untuk pemberdayaan umat. Selain guru ngaji, kami juga membantu lansia, yatim piatu, dan pesantren,” katanya.

Tamsi, guru ngaji dari Dusun Duwet, Purwodadi Tepus, Gunungkidul, merasa sangat terbantu. Bantuan tersebut akan ia belikan peralatan untuk menunjang mengajar ngaji anak-anak Taman Pendidikan Alquran (TPA) juga kelompok pengajian-pengajian yang lain, sehingga lebih tertata.

Baca juga : Tommy Tak Berdaya Tapi Masih Kaya Raya

Begitu juga dengan Lilik Hidayati, guru ngaji dari Dusun Tunjungan Pengasih, Kulonprogo, yang mengaku akan membelanjakan uang yang didapat untuk pengembangan santri-santrinya. "Insya Allah saya akan membelanjakan uang yang didapat untuk pengembangan santri-santri yang saya bina," katanya. [KW]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.