Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Saat Pandemi, Pertamina Justru Tancap Gas
Begini Cara Nicke Bangunkan Sleeping Giant
Sabtu, 11 Desember 2021 06:50 WIB
Sebelumnya
“Sekarang fokusnya memperkuat existing bisnis dan transisi energi serta dekarbonisasi. Ini dikerjakan pararel. Saat pandemi, semua harus kerja cepat. Sama dengan kelebihan perempuan yaitu multitasking, Pertamina pun sekarang melakukan itu. Multitasking, yaitu manajemen bisnis hari ini, transisi dan memikirkan masa depannya,” paparnya.
Selama pandemi, Pertamina merasakan dampaknya. Mobilitas masyarakat yang berhenti selama PPKM menyebabkan pendapatan Pertamina turun secara nasional hingga 25 persen. “Biasanya revenue mencapai 50 miliar USD, turun seperempatnya,” katanya. Tapi, meski pendapatannya turun, Pertamina tetap meraih untung.
Baca juga : Bidan Punya Peran Strategis Edukasi Calon Ibu Turunkan Angka Stunting
Dan dalam kondisi berat, perusahaan tetap kerja dan beroperasi penuh, dari hulu ke hilir. Semua SPBU tetap buka, dan menyiapkan kebutuhan masyarakat.
Dengan aktivitas masyarakat melambat, Pertamina melakukan penyesuaian dan efisiensi. Yang terpenting adalah tetap men-drive pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga, semua proyek nasionalnya tetap berjalan, dengan penerapan protokol kesehatan. “Ini penting agar industri tetap hidup dan tenaga kerja 1,2 juta orang tetap terserap. Kalau aktivitas stop, tentu berpengaruh bukan saja pada karyawan tapi juga keluarganya,” kata Nicke.
Baca juga : Persita Vs PSIS Semarang, Widodo Siap Antisipasi Serangan Cepat Lawan
Selama pandemi, Pertamina juga memprioritaskan bantuan kepada UMKM yang terdampak. Pembinaannya justru ditingkatkan dengan mempercepat mereka naik ke kelas go digital. Caranya, membantu pemasaran secara virtual, dan mengutamakan UMKM khusus perempuan, hingga saat ini jumlahnya mencapai 37-an persen.
Tugas yang tak kalah penting saat pandemi adalah Pertamina ikut membantu pemerintah menanggulangi Covid-19. Yaitu mendirikan RS Modular, dengan kapasitas 1.100 bed, di Jakarta. [NAN/SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya