Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Diduga Main Mata Dengan Pengusaha
Kasi Penyidikan Kejati NTT Ditangkap Satgas Kejagung
Rabu, 22 Desember 2021 07:05 WIB
Sebelumnya
Leonard juga belum bersedia membeberkan perkara penyimpangan yang dilakukan Kundrat.
Namun informasi yang diperoleh, Kundrat saat ini menangani laporan perkara yang menyeret Hironimus. Laporan terkait kebijakan Hironimus selaku pengusaha yang tak menjalankan kewajibannya kepada para pegawainya.
Baca juga : Dituduh Mencuri Uang Perusahaan, Setyo Ditetapkan Tersangka Saat Tahlilan Ayahnya
Laporan perkara hubungan kerja atau industrial itu juga ditangani Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Nusa Tenggara Timur. Saat ini, perkara tersebut masuk tahap mediasi. Hanya saja, Heronimus tidak pernah hadir memenuhi panggilan Disnaker. Tercatat, Hieronimus dua kali mengutus kuasa hukum perusahaan.
Sebelumnya, sepak terjang Kundrat berdampak kepada keluarganya. Anaknya sempat diculik Insiden itu menimpa Kundrat saat menjabat Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, NTT.
Baca juga : Datang Ke Kaltara, Jokowi Bagikan Sertipikat Tanah Ke Warga
Hasil pengusutan kepolisian, penculikan itu dilatarbelakangi sakit hati. Kepala Bidang Humas Polda NTT saat dijabat Komisaris Besar Jules Abraham Abast mengatakan, pelaku berinisial RK kecewa dengan sikap Kundrat.
Kundrat disebut berjanji menghentikan perkara korupsi dana desa yang menjerag RK. Namun ternyata, perkara ini tetap bergulir hingga pengadilan.
Baca juga : Di Hari Kedua, Sahabat Ganjar Salurkan Bantuan Ke Balai Desa Penanggal Lumajang
Kecewa merasa dibohongi, RK dibantu tiga orang koleganya menculik anak Kundrat pada 2 Juni 2018. [GPG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya