Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BIN Terus Gencarkan Vaksinasi Anak-Lansia Ke Pelosok-pelosok
Hati Tenang, Walaupun Si Omicron Menyerang
Sabtu, 8 Januari 2022 08:10 WIB
Sebelumnya
“Pada hari ini, BIN gelar vaksinasi di Kabupaten Indramayu, BIN juga pada hari yang sama melakukan vaksinasi di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi dengan sasaran 8.500 orang,” ujar Deddy.
Diapresiasi Tenaga Pendidik
BIN Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng, turut menyelenggarakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di berbagai sekolah. Salah satunya di SDN Pahandut, Palangkaraya.
Baca juga : SehatQ Dan Novell Pharmaceutical Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Di Tangerang
Kepala Sekolah SDN Pahandut, Lewie menyambut baik vaksinasi ini. Dia menjelaskan, vaksinasi yang diselenggarakan Binda Kalteng memberikan rasa aman kepada orang tua murid dan civitas sekolah.
“Bagi kami sangat menggembirakan. Karena selain mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka atau PTM, juga semakin memberikan rasa aman bagi peserta didik, para guru maupun orang tua dari rasa waswas terpapar Covid-19,” kata Lewie.
Selain para tenaga pendidik, para wali murid juga mengapresiasi vaksinasi BIN bagi para anak-anak. Seperti yang terjadi di DKI Jakarta, saat sejumlah wali murid mengantarkan anak-anak ke lokasi vaksinasi.
Baca juga : Dinkes DKI Siapkan Sentra Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Di Luar Sekolah
Kepala BIN Daerah DKI Jakarta, Neno Hamriono mengapresiasi hal tersebut. Sebanyak 340 murid pun mau disuntik ketika BIN Daerah DKI Jakarta menggelar vaksinasi di dua Sekolah Dasar yakni SD Islam Al-Azhar dan SDN 04 Cawang.
“Kami sampaikan terima kasih kepada orang tua murid yang secara sukarela membawa anaknya ke sekolah untuk dilakukan vaksin pada hari ini. Sebab, target kami hari ini adalah 340 orang,” tutur Neno.
Kementerian Kesehatan mencatat, per hari kemarin, ada sekitar 5,3 juta anak di Indonesia yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Angka tersebut cukup menggembirakan mengingat program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun mulai dilaksanakan pemerintah sejak Selasa 14 Desember 2021.
Baca juga : Kalau Sudah Kebal, Omicron Pun Ngacir
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengakui masih ada yang ragu-ragu mengikuti vaksinasi untuk anak-anak. Salah satu penyebab masyarakat yang menolak vaksinasi untuk anak itu karena termakan hoaks dan khawatir efek samping.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya