Dewan Pers

Dark/Light Mode

Survei indEX Research

Prabowo-Ganjar Tak Terkejar, Anies-Emil Bersaing Ketat

Minggu, 9 Januari 2022 13:39 WIB
Hasil survei elektabilitas Capres-Cawapres Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research. (Foto: Istimewa)
Hasil survei elektabilitas Capres-Cawapres Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Posisi dua figur Calon Presiden (Capres), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, makin sulit dikejar setelah menembus elektabilitas 20 persen.

Temuan survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan Prabowo kembali memimpin dengan elektabilitas 20,3 persen. Disusul Ganjar, yang membayangi dengan elektabilitas 20,0 persen.

Jauh di belakang keduanya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersaing ketat dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Dengan elektabilitas masing-masing 10,6 persen dan 10,2 persen.

"Prabowo dan Ganjar makin tak terkejar di bursa Capres 2024, disusul oleh Anies dan Ridwan Kamil yang bersaing ketat," ungkap Peneliti indEX Research Reza Reinaldi dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (9/1).

Berita Terkait : Golkar-Demokrat Merosot, PSI Terus Nanjak

Menurut Reza, elektabilitas Prabowo masih mungkin bisa dikejar kembali oleh Ganjar. Meskipun unggul, tren dalam dua tahun terakhir menunjukkan elektabilitas Prabowo cenderung stabil pada kisaran 20 persen.

Sementara Ganjar mengalami tren kenaikan, dari elektabilitas di bawah 10 persen bergerak naik pada 14-17 persen, dan kini menembus 20 persen. Jika tren terus berlanjut, diprediksi Ganjar bisa unggul dan meninggalkan Prabowo.

Di bawah Anies dan RK, dua figur lain yang juga tampak bersaing adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (7,1 persen) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (5,3 persen).

"Jika Pilpres 2024 kembali diikuti dua pasangan, besar kemungkinan persaingan ketat bakal terjadi dalam bursa cawapres," tandas Reza.

Berita Terkait : Ganjar Tak Sebebas Anies Dan Emil

Anies, RK, Sandi, dan AHY berpeluang memperebutkan tiket cawapres, jika Prabowo dan Ganjar menjadi capres.

Selain itu, masih ada sejumlah nama lain, yaitu Erick Thohir (4,4 persen), Tri Rismaharini (4,0 persen), Khofifah Indar Parawansa (2,1 persen), dan Giring Ganesha (2,0 persen).

Belum lagi nama-nama yang merupakan figur kuat di tubuh partai politik, sebut saja Puan Maharani (1,6 persen) dan Airlangga Hartarto (1,0 persen). Ada pula Mahfud MD (1,1 persen), sedangkan lainnya masih di bawah 1 persen, dan sisanya tidak tahu/tidak jawab 10,0 persen.

"Situasinya agak berbeda jika batasan presidential threshold (PT) 20 persen dihapuskan, peluang majunya nama-nama tersebut sebagai capres terbuka lebar," pungkas Reza.

Berita Terkait : Survei KedaiKOPI, Elektabilitas Prabowo-Ganjar Saling Salip

Sebagai catatan, sejumlah kalangan kembali mengajukan judicial review untuk menghapus ketentuan Presidential Threshold.

Survei IndEX Research dilakukan pada 26 Desember 2021-5 Januari 2022 terhadap 1200 orang mewakili semua provinsi, dipilih secara acak bertingkat, diwawancara secara tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan.

Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. [MRA]