Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tinjau Vaksinasi Se-Indonesia, Kapolri Saksikan Gubernur Maluku Utara Divaksin

Jumat, 14 Januari 2022 21:39 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyaksikan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasub  yang tengah divaksin Covid-19,  di Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (14/1). (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyaksikan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasub yang tengah divaksin Covid-19, di Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (14/1). (Foto: Divhumas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19 yang digelar di 34 Provinsi Indonesia, di Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (14/1).

Sigit mengapresiasi Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba yang ikut divaksin. Menurutnya, hal itu merupakan wujud dukungan terhadap akselerasi percepatan vaksinasi.

"Alhamdulilah yang sangat membahagiakan bahwa hari ini pak Gubernur, bersama-sama kita saksikan, mengikuti vaksin. Alhamdulillah ini akan mempercepat dan mengakselerasi vaksinasi yang ada di wilayah Maluku Utara khususnya," ujar Sigit.

Berita Terkait : Kapolri Saksikan Gubernur Maluku Utara Divaksin

Dalam paparannya, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan, capaian vaksinasi di wilayah Maluku Utara sudah mencapai 74 persen. Dia meminta capaian itu terus ditingkatkan, demi mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19, yakni Omicron.

"Mau tak mau seluruh masyarakat yang belum vaksin harus segera vaksin, karena yang sudah vaksin pun bisa tertular varian baru, yang memiliki kecepatan lima kali lebih cepat. alam waktu lima menit bisa menular, sehingga kita semua harus waspada," ingatnya.

Mantan Kapolda Banten ini mengatakan, salah satu yang harus dilakukan menghadapi varian Omicron adalah mengejar wilayah-wilayah yang pencapaian vaksinasinya belum 70 persen.

Berita Terkait : Indonesia Ganti Pelampung Kecil Dengan Mercusuar Di Perbatasan

Meskipun, Sigit menyadari, setiap provinsi di Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam hal tersebut, tapi, percepatan vaksinasi mau tidak mau harus dilaksanakan dengan maksimal.

Ia pun mengimbau seluruh Forkopimda Maluku Utara terus bersinergi dan bahu membahu untuk meringankan tantangan dan hambatan yang ada.

"Kita memahami berbagai macam masalah kendala yang dihadapi. Mulai dari faktor cuaca, geografi kemudian aktivitas dan masyarakat di beberapa wilayah masih sulit. Tentu butuh kerja keras," tutur Sigit.
 Selanjutnya