Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, pemerintah akan memulai pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan atau booster.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa stok vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi booster tersebut, cukup.
Baca juga : Jokowi Tahu Isi Dompet Rakyat
“Vaksinasi booster ini penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Diberikan sebagai komitmen dari pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari ancaman Covid-19. Termasuk, varian-varian barunya. Pemerintah alhamdulillah sudah memiliki vaksin yang cukup,” ujar Budi dalam keterangan persnya, Selasa (11/1).
Stok vaksin tersebut, antara lain berasal dari kontrak pengadaan vaksin tahun lalu yang akan dikirimkan di awal tahun ini. Maupun vaksin yang datang melalui kerja sama bilateral dan multilateral.
Baca juga : Vaksinasi Booster Dimulai Hari Ini, Cek Tiketnya Di Aplikasi PeduliLindungi
“Sebelumnya, COVAX memberikan komitmen bantuan terhadap 20 persen dari populasi Indonesia. Sekarang, sudah dikonfirmasi akan ditingkatkan menjadi 30 persen dari populasi Indonesia. Kira-kira, setara vaksinasi untuk 27 juta orang. Atau kira-kira setara dengan 54 juta dosis vaksin gratis yang bisa diterima pemerintah total dari tahun lalu dan tahun ini,” beber Menkes.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menyampaikan bahwa vaksinasi booster akan dimulai pada tanggal 12 Januari 2022 dan diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Baca juga : 5 Lokasi SIM Keliling Polda Metro Hari Ini, Cek Di Sini..
“Sesuai arahan Bapak Presiden tadi siang, maka vaksin booster akan mulai tanggal 12 Januari 2022. Program vaksin booster ini akan dilakukan secara gratis untuk masyarakat Indonesia yang telah berusia 18 tahun ke atas dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Atau dua kali suntik minimal enam bulan yang lalu,” terang Menkes.
Pemberian vaksin ketiga ini akan diprioritaskan bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan (immunocompromized). [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya