Dewan Pers

Dark/Light Mode

Minta Pelapornya Tak Dilaporkan Balik

Gibran Tak Merasa Tercemar

Sabtu, 15 Januari 2022 07:50 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno, Banjarsari, Solo, Jumat (14/1/2022). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno, Banjarsari, Solo, Jumat (14/1/2022). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ogah ambil pusing soal pelaporan dirinya ke KPK oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun.

Dia pun meminta para pendukungnya tidak melaporkan balik Ubedillah.

Berita Terkait : Gelar Anev, Kapolri Instruksikan Jajaran Jangan Enggan Temui Warga

Hal itu disampaikan putra sulung Jokowi itu, menanggapi langkah Jokowi Mania (JoMan) yang melaporkan Ubedillah. JoMan adalah relawan pendukung Jokowi di pilpres.

Rasah, tekne wae (tidak usah, biarkan saja),” kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, kemarin.

Berita Terkait : Tingkatkan Daya Saing Produk, KKP Gelontorkan Bantuan Perkuat Pelaku Usaha

Alasan Gibran meminta JoMan tidak melaporkan balik Ubedillah karena tuduhan kepada dirinya dan adik kandungnya, Kaesang Pangarep tidak terbukti. Gibran meminta kepada JoMan untuk fokus bekerja.

Lha laporan ora enek buktine (lha laporan tidak ada buktinya). Tidak usah, fokus nyambut gawe (tidak usah fokus bekerja),” ungkap Gibran.

Berita Terkait : Gibran Tampil Ksatria

Disinggung mengenai laporan Ubedillah yang telah mencemarkan nama baiknya, Gibran mengaku tidak merasa dicemarkan. “Saya tidak merasa tercemar kok. Nak aku nyolong ya tercemar. Aku ra nyolong,” ujarnya.

Imbauan Gibran agar tidak ada yang melaporkan balik Ubedillah jadi perbincangan netizen. “Sangat disayangkan, si Gibran nggak setuju katanya kalau dipolisikan itu si dosen kadrun,” cuit @sirajapadoha. “Em, keluarga itu sih emang selalu overdosis sabar,” tulis @mitzuo.
 Selanjutnya