Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Nyerang Ptm Dki Tak Distop
Aib Fadli Zon Dibongkar Jubir Luhut
Sabtu, 5 Februari 2022 08:31 WIB
Sebelumnya
Namun, jauh hari sebelumnya, Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR sempat secara terbuka meminta pemerintah agar menghapus kewajiban karantina. Alasannya, karena penularan Covid di dalam negeri juga, sudah sangat tinggi.
“Dengan kasus Covid-19 omicron sudah belasan ribu dari penularan lokal, maka dimaba relevansinya karantina? Logikanya karantina dihapus saja,” usulnya lewat akun @fadlizon.
Baca juga : Perluas Transaksi Digital, ShopeePay Raih Kenaikan Hingga 2x Lipat
Aib Fadli yang dibongkar Jodi mendapat respons banyak warganet. Akun @ekopriyobondowo mengaku masih bingung. “Bebaskan karantina untuk sebuah acara bertaraf internasional, itu permintaan Fadli Zon atau orang luar negerinya?” tanya dia.
Sementara akun @BengketanahONE tak setuju permintaan Fadli agar karantina dihapus dikabulkan Luhut. “Anda aja yang dihapus sebagai Wakil Rakyat daripada tidak berguna,” kesalnya. “Apalagi jika karantina dihapuskan bisa lebih banyak lagi pak? Gimana sih?” khawatir akun @CristalMurra16.
Baca juga : Tiba Di Tajikistan, Asnawi Cs Langsung Geber Latihan
Tapi ada juga yang setuju sama usulan Fadli. Karena menurutnya, sudah banyak negara yang menghapus kebijakan karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri.
“Untuk hal ini saya setuju zon. Karena fakta di lapangan, malah banyak permainan oknum yang bisa disogok supaya karantina dipercepat/ dilonggarkan. Siapa bisa supervisi Lalu sdh cukup banyak juga negara yang tidak lagi pake karantina,” dukung @sammyhalim.
Baca juga : Duit Suap Rp 15 Miliar Dibawa Ke Jakarta Pakai Truk Militer
Akun @hendri_hrm juga menyentil kebijakan karantina. “Lah Kisanak melihat hal karantina untuk masuknya warga dari luar bagaimana ? Apakah dengan pengetatan atau masih siang ketat malam dan subuh longgar? Jika memang sudah menyebar luas omicron sama rekan rekannya untuk apa lagi karantina, cukup pemeriksaan ketat dan prokes,” pikirnya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya