Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Papua Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon meninggal dunia di Jayapura, Senin (14/2) sekitar pukul 17.50 WIT.
“Memang benar ada laporan meninggalnya Kabinda Papua di salah satu RS di Jayapura, namun apa penyebabnya belum diketahui,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri seperti dikutip Antara, Senin (14/2).
Baca juga : Dibilang Meninggal Covid Tapi Kok Memar-memar
Kabar duka ini dibenarkan Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto. Wawan menyebut, Abdul Haris meninggal terkena serangan jantung.
Abdul Haris Napoleon menjabat sebagai Kepala BIN Papua, menggantikan Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang tewas tertembak di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 25 April 2021.
Baca juga : Ketua Beringin Polman Diusung Jadi Calon Bupati
Ketika itu, Danny diserang Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua saat mengobservasi lapangan, untuk mempercepat pemulihan keamanan di Kampung Dambet. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya