Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
BIN Terus Gencarkan Vaksinasi Anak Dan Lansia Dari Kota Sampai Titik Terpencil
Pandemi Menjadi Endemi Bukan Mission Impossible
Senin, 21 Februari 2022 08:25 WIB
Sebelumnya
“Kami lakukan vaksinasi di wilayah 4T untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapat akses fasilitas kesehatan (faskes). Ini dilakukan untuk memenuhi hak-hak kesehatan masyarakat,” tutur Toto.
Toto menambahkan, Binda Sultra juga secara masif memberikan vaksinasi kepada lansia dan anak-anak di kota dan kabupaten lain.
“Karena mereka memiliki kerentanan lebih tinggi dibandingkan masyarakat umum,” jelasnya.
Baca juga : Omicron, Cepat Naik Juga Cepat Melemah
Di Jawa Barat (Jabar), pelaksanaan vaksinasi bagi lansia dan anak-anak juga terus dipercepat. Bahkan, telah ada 66.500 dosis yang diberikan di beberapa titik dalam kurun waktu tujuh hari.
“Kami terus mempercepat vaksinasi. Tahap satu dan dua untuk anak usia 6-11 tahun, serta booster bagi lansia,” ujar Kabinda Jabar, Brigjen Deddy Agus Purwanto.
Menurut Deddy, percepatan vaksinasi dilakukan sebagai ikhtiar melawan pandemi. Apalagi di tengah kenaikan kasus Covid- 19, karena adanya varian Omicron.
Baca juga : Menunda Vaksin Menanti Petaka
“Kita patut waspada,” warningnya.
Vaksinasi Anak Dilakukan Secara Jemput Bola
Kabagops Binda Kepri, Kolonel Chb Komara Manurung mengatakan, pelaksanaan vaksinasi bagi anak di bawah usia 12 tahun terus dilakukan. Dalam pelaksanaannya, membutuhkan dukungan dari orangtua.
Baca juga : Gerak Omicron Kita Persempit
“Kami butuh dukungan dari orangtua untuk menyukseskan vaksinasi anak. Karena orangtua bisa membujuk anak untuk vaksin,” ujar Komara.
Komara menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi anak juga dilakukan secara jemput bola ke sekolah. Hal ini untuk mempercepat kelengkapan vaksinasi anak dosis satu dan dua.
“Kami terus berkolaborasi bersama Dinkes setempat. Pelaksanaannya bisa jemput bola ke sekolah agar anak-anak bisa segera mendapat vaksin lengkap,” kata dia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya